Inspiration

Dua Tamu Istimewaku dalam Persahabatan Keberagaman

Malam Minggu yang unik saya alami, (Sabtu malam, 2/9). Saya kedatangan dua tamu istimewa. Yang pertama adalah Mas Syahrul Munir, seorang jurnalis dari Kompas.com yang selama ini melansir berita-berita tentang gerakan saya dalam rangka keberagaman dan kebhinneka-tunggal-ika-an yang mengusung persaudaraan lintas agama berbasis kesenian dan kebudayaan. Yang kedua adalah Gus Talkhis, Ketua GP Ansor Kabupaten Semarang.

Siang sebelum malam tiba, Mas Munir mengirimkan pesan melalui WhattsApp dengan pertanyaan, “Apakah hari ini ada waktu longgar Romo?” Saya pun menjawab, “Saya baru free sesudah pukul 18.00 WIB, Mas.” Mas Munir pun membalas, “Ketua GP Ansor Kabupaten Semarang mau sowan Romo. Namanya Gus Talkhis. Jam 21.00 WIB bisa ya Romo?” Saya pun menjawab, “Oke!”

Begitulah, tepat pukul 21.00 WIB, Mas Munir dan Gus Talkhis sudah tiba di Pastoran Gereja Katolik Kristus Raja Ungaran. Kami pun bersalaman. Dengan Mas Munir saya sudah sering berjumpa dalam berbagai peristiwa. Sedangkan dengan Gus Talkhis, malam itu merupakan kesempatan pertama bagi kami saling berjumpa. Maka, kami pun menandai perjumpaan itu dengan saling berkenalanan satu terhadap yang lain.

Gus Talkhis langsung menyampaikan maksud kedatangannya. Pertama, meminta maaf oleh sebab pada saat ada acara “Ngasor: Ngaji Bareng Ansor” di Jambu beberapa waktu yang lalu, beliau tidak bisa ikut bergabung, mengingat sedang ada pertemuan lain. Kedua, berterima kasih atas kerja sama yang baik yang terjadi seperti yang dilaksanakan di Jambu, Kabupaten Semarang itu. Ketiga, Gus Talkhis mengungkapkan kegelisahan akan masa depan bangsa ini terkait dengan rencana full day school(FDS).

Menurut pembacaan Gus Talkhis, ada persoalan serius yang harus kita antisipasi terkait dengan FDS dalam konteks kebangsaan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita tidak ingin ke depan, masa bangsa ini terbelah oleh karena friksi yang berbasis politik agama. Kita semua merindukan dan harus menjaga keutuhan bangsa ini sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam semangat persatuan dalam kebhinnekaan.

Saya sepakat dengan yang diungkapkan oleh Gus Talkhis dan mendukung apabila ke depan akan diselenggarakan gerakan-gerakan yang mengusung semangat kebangsaan dan kerukunan. Kita semua, apa pun agamanya, sebagai warga bangsa ini, dipanggil untuk menjaga keutuhan bangsa ini jangan sampai terbelah oleh alasan dan kepentingan apa pun.

Malam itu, perjumpaan kami tak hanya sekadar menjadi sebuah perjumpaan perkenalan, melainkan perjumpaan yang ditandai persahabatan yang hangat dalam keberagaman. Mas Munir dan Gus Talkhis sebagai yang beragama Islam, berkunjung menjumpai saya sebagai seorang Pastor Gereja Katolik. Namun, perjumpaan langsung berjalan cair tanpa basa-basi, dan kami bisa saling berbagi pandangan untuk keutuhan bangsa ini. Perjumpaan itu menjadi perjumpaan yang penuh dengan semangat persahabatan dalam keberagaman. Kami bisa berbicara tentang banyak hal terkait masalah-masalah kehidupan, kerukunan, dan keimanan.

Tanpa terasa, malam berlalu dan menjelang dini hari, tepat pada pukul 02.00 Mas Munir dan Gus Talkhis berpamitan. Menandai persahabatan dalam keberagaman yang hangat, saat berpamitan, kami tak lagi hanya saling bersalaman, melainkan berpelukan erat dan hangat. Saya rasakan, pelukan erat Gust Talkhis, demikian pula pelukan eratku padanya. Saya mengantar mereka hingga mereka masing-masing meluncur dengan sepeda motornya pulang ke rumah mereka. Saya bersyukur mendapatkan kunjungan yang indah itu. Maka, mereka sungguh menjadi dua tamu istimewaku dalam persahabatan keberagaman di malam Minggu yang istimewa pula. Kalau bisa membangun persahabatan yang erat dalam keberagaman seperti itu, mengapa harus saling menebarkan kebencian di antara sesama?***

Keterangan foto: Saat saya Ngasor Ngaji Bareng GP Ansor Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang (31/80)

Sumber foto: Doc Pribadi.

Sumber
http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1378799256208256?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.