Inspiration

Paus Fransiskus Mengajak Kita Peduli Orang Miskin

Pada hari Selasa-Rabu (5-6/9/2017) kami para Pastor Vikaris Paroki Se-Keuskupan Agung Semarang berkumpul di Pastoran Sanjaya Muntilan bersama Uskup Agung Semarang yang baru, yakni Mgr. Robertus Rubiyatmoko. Pada kesempatan itu, Bapak Uskup Agung Semarang mengajak kami semua untuk membaca Pesan dari Paus Fransiskus yang menetapkan Hari Orang Miskin Sedunia untuk pertama kalinya dalam sejarah. Hari Orang Miskin Sedunia Pertama akan dilaksanakan pada tanggal 19 November 2017.

Dalam pesan yang kami baca bersama, kami menemukan keberpihakan Gereja Katolik secara utuh kepada orang miskin dan yang terkecil. Paus Fransiskus mengatakan, “Saya ingin menambahkan yang satu ini, untuk menambah kepenuhan Kabar

Injil yang indah, yaitu kasih Yesus yang istimewa bagi orang miskin.” Pesan Paus Fransiskus tentang Hari Orang Miskin Sedunia Pertama sudah ditulis dan dilansir, antara lain melalui Radio Vatikan, pada tanggal 13 Juni 2017 yang lalu.

Paus asal Argentina itu menyebut St Fransiskus Assisi, sebagai contoh paling menonjol dalam membela dan memperhatikan kaum papa miskin. Selama berabad-abad keteladanan St Fransiskus Assisi diikuti banyak orang. Ia tak puas memeluk orang kusta dan memberi mereka sedekah, bahkan memilih tinggal bersama mereka. Pertemuan ini sebagai titik balik pertobatannya: Ketika saya berada dalam dosa-dosa saya, sepertinya ada sesuatu yang terlalu pahit untuk dilihat pada orang kusta, dan Tuhan sendiri yang memimpin saya di antara mereka dan saya menunjukkan belas kasihan kepada mereka. Dan ketika saya meninggalkan mereka, apa yang tampak pahit bagi saya berubah menjadi manisnya pikiran dan tubuh.

Dalam Pesan tertulis yang dibacakan dan diterangkan oleh Mgr. Robertus Rubiyatmoko tersebut juga terungkap ajakan Paus Fransiskus yang meminta para Uskup, imam, dan diakon yang oleh panggilan mereka memiliki misi untuk mendukung orang miskin, untuk membantu menjadikan Hari Dunia Kaum Miskin sebagai sebuah tradisi. Diharapkan pula, hal ini dilakukan bersama dengan semua orang, asosiasi, gerakan, dan relawan di mana pun yang secara nyata berkontribusi pada keberpihakan kepada yang kecil dan terpinggirkan.

Paus Fransiskus juga menegaskan bahwa jika kita ingin membantu mengubah sejarah dan mendorong perkembangan yang nyata, kita perlu mendengar jeritan orang miskin dan berkomitmen untuk mengakhiri marjinalisasi mereka. Meski Hari Orang Miskin Sedunia Pertama baru akan dilaksanakan pada tanggal 19 November 2017, namun, Paus Fransiskus mengajak siapa saja agar mulai hari ini, sudah memikirkan gerakan-gerakan bersama untuk membangun kepedulian kepada kaum miskin. Kaum miskin tidak hanya menjadi obyek melainkan subyek yang diberdayakan bersama untuk kesejahteraan mereka. Semoga kita pun tergerak untuk melakukan hal yang sama di mana pun kita berada sebab orang-orang miskin selalu ada di dekat kita dan kita dipanggil untuk memperhatikan mereka.***

Keterangan foto gambar sampul: Saya dan Para Pastor Vikaris Paroki bersama Bapak Uskup Agung Semarang membaca Pesan Paus Fransiskus tentang Hari Orang Miskin Sedunia di Pastoran Sanjaya Muntilan (5/9). Foto dok pribadi.

Sumber
http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3971763979233611?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.