Inspiration

Pertolongan Tuhan Tepat Pada Waktunya

Pada tanggal 22 Agustus 2017 lalu, saya berangkat dari Semarang menuju Bangkok. Dari Semarang ke Jakarta saya naik Batik Air. Dari Jakarta ke Bangkok saya naik Thai Air Ways. Itu adalah pengalaman pertama saya ke Bangkok. Saya ke Bangkok dalam rangka tugas Universitas Katolik Seogijapranata Semarang untuk mengikuti ASEACUU (Association of Southeast and East Asian Catholic College and University) yang ke-25 di Assumption University of Thailand. Tugas dan mandat diberikan oleh Rektor kami, Prof. Dr. Ir. Y. Budi Widianarko MSc.

Saya berangkat sendirian. Saya berangkat tinggal berangkat sebab segala sesuatunya sudah diurus oleh pihak Universitas. Itulah sebabnya, saya berangkat dengan penuh kepercayaan diri, meski tidak berarti mengandalkan diri sendiri. Tidak, saya belajar untuk tidak pernah mengandalkan diri sendiri sebab saya yakin bahwa kekuatan saya hanyalah Tuhan semata. Itulah yang selama ini saya Imani sebagai penyelenggaraan Tuhan.

Namun, begitu mendarat di Bangkok, saya baru sadar bahwa ternyata saya tidak mengenal siapa pun di Bangkok. Saya juga tidak mempunyai satu nomor kontak pun untuk dihubungi di Bangkok. Lebih parah lagi, hand-phone saya pun tak ada signal sehingga tidak bisa dipergunaka untuk menghubungi siapa pun.

Seperti kupu-kupu dalam kepompong, saya berusaha keluar pelahan-pelahan dari problem itu. Puji Tuhan, ada banyak orang tak dikenal yang dengan ramah membantu dirinya. Mulai dari para petugas security hingga seorang rekan Imam dari Atma Jaya Jakarta, Romo Hardijantan, yang menjadi tangan Tuhan menyelamatkan saya dalam upaya untuk keluar dari kesulitan itu. Akhirnya, saya bisa sampai tujuan dengan selamat. Segala sesuatu diselenggarakan Tuhan dalam kebaikan, tepat pada waktunya.

Bayangkan: tak kenal seorang pun. Mendarat di negeri asing. Tak bisa kontak dengan siapa pun. Tempat belum tahu di mana. Namun semua dilalui dengan baik.dan aman sampai tujuan. Puji Tuhan! Saya sampai di Assumption University bareng Romo Hardijantan yang tanpa kencan juga hendak ikut ASEACCU di Assumption University, serta rombongan dari Filipina.

Di tengah kebingungan saya mencari penjemput yang katanya ada di sekitar pintu keluar Bandara Suvarnabhumi Inti, Bangkok, tiba-tiba Romo Hardijantan menyapa saya. Ternyata beliau juga akan mengikuti acara ASEACCU tersebut. Jadilah saya merasa aman, meskipun Romo Hardijantan juga belum pernah datang ke tempat acara diselenggarakan. Minimal, ada dua orang yang bisa saling berkomunikasi satu terhadap yang lain. Apalagi, ternyata, Romo Hardijantan sudah bersama dengan dua mahasiswi dari Assumption University yang menjemput kedatangan kami.

Dalam pengalaman inilah, saya menemukan dan mengalami betapa pertolongan Tuhan tepat pada waktunya. Tuhan sudah mengatur. Asal kita mengandalkan kekuatanNya, jalan keluar terbaik atas masalah dan kesulitan kita pasti bisa ditemukan secara bijaksana. Syukur kepada Allah, kami pun sampai di tempat acara ASEACCU ke-25 diselenggarakan dengan selamat! Terima kasih Tuhan atas pertolonganMu yang selalu tepat pada waktunya. Aku sungguh yakin dan percaya akan hal itu. Semoga demikian pulalah Anda yang membaca artikel ini.***

Foto: Kegembiraanku bisa tiba di Assumption University dengan Selamat, foto dok pribadi di salah satu ruang di King David Ressidence Assumption University of Thailand.

Sumber
http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1019433476107044?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.