Inspiration

Resep Mengembangkan Sikap Belarasa dalam Kehidupan Bersama

Ada banyak cara untuk mengembangkan sikap belarasa dalam kehidupan bersama. Namun agar kita bisa mengembangkan sikap belarasa dalam kehidupan bersama, pertama-tama, tentu saja, kita harus mengerti dan memahami, apa pitu sikap belarasa? Sikap belarasa adalah sikap yang dibangun berdasarkan kepekaan dan kepedulian kepada sesama yang membutuhkan perhatian kita.

Di sekitar kita, ada begitu banyak orang yang memerlukan pertolongan kita. Memberikan pertolongan tak harus memberi sesuatu dalam bentuk barang. Kita bisa memberi perhatian. Paling sederhana adalah memberikan senyuman kepada sesama kita. Senyuman yang mendukung, tentu saja, bukan senyuman yang mengejek.

Perhatian bisa juga dalam bentuk sapaan. Setiap sapaan yang tulus dan ikhlas yang kita sampaikan kepada sesama yang kita jumpai, itu akan menjadi sebuah perhatian kepada yang bersangkutan. Saat kita berjumpa dengan seseorang – apalagi dia sudah kita kenal dan mengenal kita – kita berikan salam, “Halo, apa kabar? Sehat?” Atau kita memberikan ucapan salam dan selamat berdasarkan waktu saat kita berjumpa dengan seseorang, “Selamat pagi! atau Selamat malam! atau Selamat siang! atau Selamat sore!” Sapaan ucapan selamat itu sungguh akan menjadi berkah bagi sesama kita, bahkan yang saling kenal sekalipun.

Baik dalam senyum, sapa dan salam itu adalah resep paling sederhana untuk bisa mulai mengembangkan sikap belarasa kepada sesama dalam kehidupan bersama. Belarasa bisa kita ungkapkan bagi mereka yang sedang berduka, yang sedih, yang sedang menderita. Belarasa kita ungkapkan kepada siapa saja yang sedang mengalami pergumulan hidup. Belarasa yang mengalir dari hati yang tulus dan ikhlas akan menjadi penghiburan bagi mereka yang menerimanya.

Melayat keluarga yang sedang sedih karena kematian saudaranya atau anggota sanak keluarganya juga merupakan sebentuk belarasa. Ucapan belasungkawa bagi mereka yang sedang berduka adalah ungkapan sederhana belarasa. Bahkan, belarasa kepada mereka akan menjadi suatu penghiburan yang menguatkan dan meneguhkan yang bersangkutan. Itulah resep sederhana mengembangkan belarasa dalam kehidupan bersama. Melalui hal-hal itu pulalah, kita membangun peradaban kasih bagi masyarakat yang sejahtera, bermartabat dan beriman, apa pun agamanya! Salam peradaban kasih bagi kita semua!***

Gambar sampul: Saat aku melayat Sahabat. Sumber: Dok Pribadi

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1532102084005319?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.