Inspiration

Menyertai Uskup Agung Semarang Mgr. Robertus Rubiyatmoko Menerima Rombongan Gunretno

Saat saya sedang mengajar di kampus Unika Soegijapranata, Sekretaris Uskup Keuskupan Agung Semarang (KAS), Romo Ig. Triatmoko MSF memintaku agar menyertai Uskup Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko, yang akan menerima kedatangan Gunretno. Gunretno datang bersama rombongan Sedulur Sikep di Rumah Keuskupan Jl. Pandanaran Semarang.

Saya pun segera memberitahukan hal itu kepada Ig. Dadut Setiadi, Sekretaris (Rektorat) Unika Soegijapranata, sekaligus meminta ijin untuk memenuhi permintaan tersebut. Saya meluncur ke kantor dan rumah Uskup KAS. Rombongan Gunretno terdiri dari Hartati, istri Gunretno, Sukinah, Gunarto dan Pawardi. Sementara itu, Bapak Uskup didampingi oleh Romo Sekjen Ig. Triatmoko MS dan saya sendiri sebagai Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan KAS.

Bapak Uskup Agung Semarang Mgr. Robertus Rubiyatmoko mendengarkan Gunretno dengan penuh kasih dan perhatian. Pemilik hak cipta. Sumber foto: Dok pribadi

Dalam semangat persaudaraan, Mgr. Robertus Rubiyatmoko menyambut kedatangan mereka dengan penuh kasih dan perhatian. Dengan jujur, Gunretno mengungkapkan kepada Bapak Uskup, perjuangan untuk menyelamatkan bumi, menjaga keutuhan ciptaan dan kelestarian lingkungan hidup. Lebih khusus, Gunretno menyampaikan kepada Mgr. Robertus segala upaya yang dilakukan komunitasnya yang berjuang melalui jalur hukum. Meskipun Mahkamah Agung melalui dua PK telah memenangkan warga namun perjuangan belum selesai.

Tantangan besar yang selama ini dihadapi Gunretno dan teman-temannya adalah lingkaran oknum kekuasaan tertentu yang korup dan tidak jujur. Sudah empat kali Gunretno diterima Presiden Jokowi. Dalam perjumpaan itu, Jokowi juga menekankan pentingnya kejujuran dan keterbukaan dalam menyelesaikan kasus ini. Namun tampaknya upaya itu belum berhasil.

Bapak Uskup Agung Semarang Mgr. Robertus Rubiyatmoko dan Gunretno bersalam komando berjuang demi keutuhan ciptaan dan kelestarian lingkungan hidup. Pemilik hak cipta. Sumber foto: Dok pribadi.

Gunretno juga berkisah tentang kematian Patmi, salah seorang yang turut berjuang bersama komunitas Gunung Kendeng Lestari. Ternnyata, Patmi sudah mewariskan sertifikat tanah agar tanah itu dipakai untuk kepentingan perjuangan demi keutuhan ciptaan dan kelestarian lingkungan hidup.

Tak terasa, sekitar tiga jam Bapa Uskup menerima dan mendengarkan Gunretno dengan penuh kasih dan perhatian. Prinsipnya, Mgr. Robertus berpihak kepada mereka. Bapak Uskup juga mendukung gerakan mereka demi keutuhan ciptaan dan kelestarian lingkungan hidup.

Foto-foto yang menjadi ilustrasi dan gambar sampul tulisan ini merupakan kenangan dokumentasi pribadiku sekaligus saksi dokumenter atas keikhlasan kami dalam berjuang demi keutuhan ciptaan dan kelestarian lingkungan hidup. Semoga bermanfaat.***

Gambar sampul: Bapak Uskup Mgr. Robertus Rubiyatmoko dan Gunretno bersalam komando berjuang demi keutuhan ciptaan dan kelestarian lingkungan hidup. Sumber foto: Dok pribadi.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1139630736194715?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.