Inspiration

Makna Tulisan Bak Belakang Truk: Lampu Sein ke Kiri, tetapi Beloknya ke Kanan

Dalam tulisanku yang diterbitkan di UC We-Media kemarin (Kamis. 23/11/12, lihat di http://tz.ucweb.com/11_3alBN ini), saya berbagi kisah tentang cara bersikap tenang dalam menghadapi peristiwa yang tidak terduga dalam kehidupan kita. Nah, pagi ini (Jumat, 24/11/2017), saya melihat tulisan di bak belakang truk yang bagus dan sejalan dengan tulisan tersebut.

Referensi pihak ketiga

Inilah tulisan itu, yang menurutku sangat bagus untuk direnungkan. Tulisan itu berupa doa. “Ya.. Allah.. Jauhkanlah aku dari ibu-ibu pake motor yang lampu sennya ke kiri tapi beloknya ke kanan.” Menurutku, doa itu juga terkait dengan cara bersikap tenang dalam menghadapi peristiwa yang tidak terduga dalam kehidupan kita.

Mohon maaf, yang disebut dalam doa tersebut adalah “ibu-ibu”. Tanpa mengurangi rasa hormatku kepada para ibu, itu yang tertulis. Namun, di pengalaman nyata, yang juga melakukan hal itu tidak hanya para ibu. Ada juga bapak-bapak, remaja dan orang muda. Maka, tindakan naik kendaraan bermotor atau mobil dengan menyalakan lampu sein bagian kiri namun berbelok ke kanan, atau sebaliknya, tidaklah monopoli para ibu. Itu bisa dilakukan oleh siapa pun. Itulah realitas kehidupan yang kita jumpai dalam kehidupan kita sehari-hari.

Ada beberapa hal yang bisa kurenungkan dari tulisan itu. Pertama, tulisan itu merupakan doa permohonan agar kita dijauhkan dari kecelakaan yang tidak terduga. Kedua, tulisan itu juga menjadi peringatan edukatif, yakni agar kita tidak melakukan hal seperti itu (yakni menyalakan sein kiri, tetapi berbelok ke kanan atau sebaliknya) agar tidak menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Ketiga, dan ini menurutku lebih mendalam, tulisan itu bermakna kritik tentang konsistensi kehidupan. Menyalakan sein kiri tetapi berbelok ke kanan adalah sebentuk tindakan inkonsisten. Tindakan inkonsisten bisa mendatangkan petaka atau kecelakaan dalam kehidupan kita.

Maka, Ddlam perkara apa pun, kita diajak untuk selalu bersikap konsisten, terutama dalam hal kejujuran, kebaikan, kebenaran, kesucian dan keadilan. Konsistensi dalam hal-hal itulah yang akan mendatangkan berkat dalam kehidupan umat dan masyarakat.

Karenanya, pada kesempatan ini, ijinkan saya berterima kasih kepada pembuat tulisan tersebut. Terima kasih juga kepada para sopir truk yang mengijinkan bak belakang truknya diberi tulisan seperti itu. Dengan demikian, kita selalu diingatkan setiap kali membaca tulisan itu.

Mungkin, kita tidak akan selalu membaca tulisan tersebut pada bak belakang truk yang kita jumpai; karena itu, kutulislah hal itu pada kesempatan ini. Semoga menjadi inspirasi bagi kita semua tentang pentingnya doa agar dijauhkan dari kecelakaan; agar kita tidak melakukan tindakan yang bisa membahayakan keselamatan kita dan sesama; serta agar kita terus bersikap konsisten dalam kejujuran, kebaikan, kebenaran, kesucian dan keadilan. Semoga bermanfaat.***

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/707798189890966?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.