Inspiration

Menjadi Pahlawan Jaman Now

Hari Minggu (19/11/2017), Jamaah Kopdariah Magelang mengundang kami untuk berdialog tentang menjadi pahlawan jaman now. Narasi awal tentang hal ini sudah saya tulis di artikel yang diterbitkan di laman http://tz.ucweb.com/11_2VlpX kemarin sore (Minggu sore, 19/11/2017, pukul 16.25 WIB). Dalam artikel ini, saya ingin menghadirkan beberapa catatan reflektif atas proses dialog tersebut. Bagaimana kita bisa menjadi pahlawan jaman now?

Agung – sebagai moderator – bertanya kepada kami (K.H. Muhammad Yusuf Chudlori atau akrab dipanggil Gus Yusuf – pengasuh Pondok Pesantren Salaf Asrama Perguruan Islam/API Tegalrejo Magelang serta Penyair Tidar Es Wibowo dan saya). Pertanyaan itu terkait dengan tema dialog: Bagaimana menjadi pahlawan jaman now? Atas pertanyaan tersebut, Gus Yusuf memberikan resep sederhana. Beginilah jawabannya.

Kalau mau menjadi pahlawan jaman now, mulailah peduli kepada lingkunganmu, tetanggamu, sesamamu, dan masyarakat sekitarmu. Dengan cara itu, kita sudah peduli untuk kehidupan seluruh bangsa. Contoh kepeduliaan terhadap lingkungan misalnya, kalau di trotoar kita melihat ada kulit pisang, ambillah dan tempatkanlah pada tempat yang semestinya. Kulit pisang bisa membuat orang yang menginjaknya terpeleset. Gara-gara terpeleset, orang bisa celaka. Maka, dengan mengambil kulit pusing yang kita temukan di sembarang tempat, misalnya di trotoar tadi, kita sudah bisa menyelamatkan ratusan atau ribuan orang lain yang akan lewat di tempat yang sama.

Menurut Gus Yusuf, tindakan sederhana itu bisa menjadi berkah untuk siapa saja. Termasuk yang lebih berat dan penting. Kita bisa menjadi pahlawan jaman now ketika kita tulus menjaga Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945. “Saya kadang menerawang ke masa depan tiap kali melihat anak saya. Apakah anak cucu saya nanti masih akan tetap mengalami NKRI seperti sekarang ini, tempat kita bisa saling bersaudara! Untuk itu kita harus berjuang merawat dan menjaganya!” tegas Gus Yusuf.

Pemilik hak cipta

Saya sendiri setuju banget dengan jawaban sahabat dan guru saya tersebut (meski dalam Gus Yusuf sendiri dengan rendah hati – pada kesempatan dialog itu – menyebutku sebagai guru beliau, tetapi begitulah kami saling berguru dalam kebaikan demi kehidupan berbangsa dan bernegara dalam keberagaman dan cinta). Menjadi pahlawan jaman now bisa kita lakukan dengan cara yang sederhana dalam hidup kita sehari-hari.

Saya menggarisbawahi yang disampaikan Gus Yusuf seraya menambahkan, bahwa dalam konteks Jamaah Kopdariah Magelang, yang sebagian besar merupakan pengguna medsos dunia maya, kita juga bisa menjadi pahlawan jaman now ketika kita menggunakan medsos atau sosmed dunia maya secara bijaksana, baik dan benar. Contohnya, alih-alih memviralkan hojat, kebencian, kekerasan dan perpecahan, kita dipanggil menggunakan medsos untuk memviralkan kebaikan, kerukunan, dan cinta kebaikan. Itulah tantangan menjadi pahlawan jaman now di era digital milenial bersama Generasi Y.

Ternyata, hal yang sama yang kami sampaikan juga disepakati oleh Es Wibowo sebagai seorang penyair dan sastrawan dari Padepokan Gunung Tidar. Sebagai seorang penyair, dia selalu merindukan suasana hidup yang rukun dan damai. Itu bisa dimulai dari hal-hal yang sederhana. Pahlawan jaman now dimulai dari cara bicara, bersikap dan bergaul yang lembut dan sedap dengan sesama dan siapa saja!

Itulah beberapa pokok gagasan yang kucatat dalam dialog tentang menjadi pahlawan jaman now yang diselenggarakan Jamaah Kopdariah Magelang di Demplot Pertanian Organik di Pastoran Sanjaya Muntilan. Semoga bermanfaat dan menjadi berkat! Mari kita terus berani menjadi pahlawan jaman now dengan mewartakan kebaikan, kebenaran dan kejujuran melalui dunia medsos, meski kita mungkin akan di-bully!***

Gambar sampul dan ilustrasi: Agung, Gus Yusuf, saya dan Es WibowoSumber foto: Dok pribadi.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2733453253014357?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.