Inspiration

Renungan Malam: Gelap dan Terang

Malam secara obyektif selalu ditandai oleh kegelapan. Setiap malam tiba, kita memasuki dan berada dalam gelap, apalagi bila tiada terang. Sekecil apa pun terang, akan memberikan sinar dalam kegelapan malam. Ada kontras antara gelap dan terang pada malam hari. Lalu apa makna yang bisa kita renungkan?

Pemilik hak cipta

Kegelapan malam bisa menjadi pralambang kehidupan kita yang diliputi oleh berbagai kelemahan dan kerapuhan, bahkan kedosaan. Kegelapan bisa memancing kejahatan. Di masa lalu, di tempat-tempat yang gelap, sering terjadi perampokan.

Namun, kini malam tak selalu identik dengan kegelapan. Ada cahaya lampu listrik yang menerangi kegelapan, seperti lampu di dekat kamarku di luar sana yang kupotret dan menjadi ilustrasi dan gambar sampul artikel ini. Bahkan, seiring dengan kemajuan zaman, malam pun benderang oleh cahaya terang. Malam tak lagi menakutkan, justru menjadi ruang-ruang perjumpaan dan menghadirkan kebersamaan.

Terang alamiah ditandai oleh bintang gemintang dan bulan pada musimnya. Dalam tradisi tembang bocah di masyarakat Jawa, terdapat nyanyian, “… padhang mbulan, padhange kaya rina….” Cahaya terang bulan, cahayanya laksana siang. Maka, meski malam tiba, anak-anak tetap bermain bersama membangun sosialitas melalui berbagai bentuk permainan. Anak-anak pun tidak takut pada saat malam tiba. Justru malam yang biasanya ditandai kegelapan, oleh cahaya bulan, malam menjadi sebuah kerinduan. (Sayangnya, hal itu tak lagi tampak pada zaman now. Anak-anak sudah disibukkan oleh berbagai macam tugas, les, dan kalaupun bermain, mereka asyik dengan game di gadget-nya.)

Secara rohani, lawan gelap adalah terang. Dan bila gelap adalah pralambang kelemahan, kerapuhan dan kedosaan, maka terang adalah pralambang pengharapan, kegembiraan, dan keselamatan.

Begitulah di malam hari, dalam kontras antara gelap dan terang, kita bisa merenungkan kehidupan kita. Kita dipanggil menjadi anak-anak siang terang, dan bukan anak-anak malam gelap. Kita diundang untuk memancarkan cahaya terang dalam kehidupan, bukan menebarkan malam gelap yang menakutkan.

Selamat malam. Selamat istirahat. Tuhan memberkati!

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2030484270909623?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.