Inspiration

Bahagia dan Bersyukur, Berjumpa Rekan Sekelas Saat SMP

Hari Jumat (26/1/2018) pagi, saya diminta menjadi pembicara rohani alias berkotbah dalam rangka natalan bersama TNI Kodam IV/Diponegoro Semarang Jawa Tengah. Berdasarkan permintaan dari Panitia dan Surat Tugas dari Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr Frederik Ridwan Sanjaya MS.IEC No. 0228/K.6?ST.Rek/I/2018, saya menjalankan tugas perutusan tersebut atas nama Kepala Reksa Pastoral Kampus Universitas Katolik Soegijapranata Semarang. Di luar dugaan, pada saat itu justru saya dikagetkan dalam kebahagiaan oleh sebab bisa berjumpa dengan seorang rekan ketika kami masih bersekolah menengah pertama di kampung halaman. Bagaimana kisahnya?

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Pertama-tama, saya berusaha melaksanakan tugas perutusan itu sebaik-baiknya. Saya sudah tiba di Makodam IV/Diponegoro beberapa saat sebelum acara dimulai. Saya masih sempat menata beberapa hal yang diperlukan terkait dengan urusan sound system untuk menyemarakkan kotbah dengan nyanyian dan alunan saksofon sebagaimana diminta oleh Panitia.

Sesudah rangkaian Ibadah Natal usai, saya menuju ruang transit bermaksud menjumpai Bapak Pangdam yang baru Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos, M.Si, yang menggantikan pendahulunya, Mayjen TNI Tatang Sulaiman. Dengan Pangdam yang lama, saya sudah beberapa kali berjumpa. Dengan Pangdam yang baru, kebetulan, saya belum pernah berjumpa. Karena itu, saya menyempatkan diri menjumpai beliau, sebelum saya meninggalkan acara.

Nah, pada saat itulah, ada seorang anggota TNI yang berbadan tegap, gagah, tinggi dan berkumisl (sama seperti kumisku hehe). Beliau membantuku membawakan kotak saksofon dan wireless. Kami masih berjalan bersama meninggalkan aula. Namun, tiba-tiba, anggota TNI tersebut memelukku, lalu mencium tanganku sambil berkata, “Mohon ijin Romo, saya Ganang. Teman sekelas saat kita masih belajar di SMP dulu!”

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Saya pun seketika memeluk dan mencium beliau, meski dengan sedikit jinjit (menaikkan ujung kakiku) oleh sebab beliau memang berpostur tinggi, sejak masih sekolah di SMP tiga puluh empat tahun yang lalu. “Puji Tuhaaaan, Mas Ganang…. Saya pun memberikan sikap hormat tegap kepada beliau.” Beliau tersenyum. Siapa menyangka, kami bisa saling berjumpa sesudah sekian puluh tahun tak saling bertemu. Dan sekarang, beliau sudah menjadi Sersan Mayor Ganang Sripujianto yang bertugas sebagai Bamin Rustahmil, Pomdam IV/Diponegoro.

“Mohon ijin berfoto Romo…” pinta beliau. Lalu kami pun berfoto, dibantu oleh PNS TNI Paulus. Sesudah itu, Sersan Mayor Ganang pun mengirimkan pesan kepadaku, “Semarang, 26 Januari 2018, Romo Aloysius Budi Purnomo Pr. Dalam anugerah Tuhan bisa bertemu lagi di dalam pelayanan dua sahabat teman sekelas SMP Negeri 01 Baturetno, Wonogiri, Th 1981-1984. God bless you!”

Saya yang masih terpana atas perjumpaan itu, hanya membalas… “Kereeen!” Lalu saya pun berdoa, semoga Sersan Mayor Ganang Sripujianto tetap sehat dalam karya sebagai anggota TNI yang profesional dan dicintai masyarakat.

Itulah kisah kebahagiaan dan syukur atas perjumpaanku dengan sahabat alama, teman sekelas saat masih remaja. Beliau menjadi tentara. Saya menjadi romo pastor!***

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2404999135512795?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.