Inspiration

Musuh Itu Ada di Dalam Diri Kita

Dalam tulisan saya yang berjudul “Mewujudkan Niat Yang Baik” (ucweb.com, 2018/02/05 16:14) saya mengajak kita semua untuk berjuang membangun dan mewujudkan niat yang baik dalam kehidupan. Tentu hal itu tidak mudah. Mengapa?

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Pasti akan ada banyak tantangan yang menghadang. Namun, tantangan yang terbesar adalah diri kita sendiri. Maka, musuh itu ada di dalam diri kita. Musuh itu bisa berupa keraguan, kemalasan, kebosanan, dan ketakutan.

Atas niat-niat yang baik yang hendak kita wujudkan, kita bisa diserang keraguan dari dalam. Mungkinkah aku bisa melakukannya? Mengapa aku harus melakukannya? Dua pertanyaan itu merupakan pertanyaan musuh dalam diri kita.

Musuh dalam diri kita juga berwajah kemalasan. Atas niat-niat baik yang mau kita wujudkan, tiba-tiba kita bisa diserang kemalasan. Kemalasan adalah musuh utama setiap niat baik dalam diri kita. Waspadalah!

Berikut, musuh itu berupa kebosanan. Pada awalnya, semangat untuk melakukan niat baik itu sedemikian berkobar. Namun dalam perjalanan waktu, rasa bosan bisa menyerang dan menghancurkan niat-niat baik itu. Berhati-hatilah!

Akhirnya, musuh dari dalam yang bisa menghambat kita dalam mewujudkan niat-niat baik kita bernama ketakutan. Kita takut, nanti dikira munafik. Nanti disangka cari muka. Nanti diduga cari pujian. Oh, jangan takut dengan semua itu!

Musuh yang terakhir ini bisa pula menggunakan orang-orang di sekitar kita, bahkan lingkaran paling dalam di kehidupan kita. Bisa jadi itu keluarga kita, komunitas kita, teman-teman kita sendiri, yang tidak ingin kita menjadi baik! Nah, hadapilah mereka bukan dengan ketakutan apalagi kebencian, melainkan dengan kasih dan keberanian untuk bertahan dalam kebaikan! Hadapilah dengan senyum penuh kasih!

Selamat mencoba menghadapi musuh-musuh dari dalam diri kita, baik dalam diri pribadi kita, maupun dalam lingkaran hidup kita. Berdoalah untuk mereka, dan kasihilah mereka. Dengan demikian, kita selangkah maju dalam mengalahkan musuh-musuh dari dalam diri dan lingkungan hidup kita, untuk kemudian memenangkan kebaikan yang kita perjuangkan melalui niat-niat baik yang akan kita wujudkan dalam kehidupan kita.***

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3917733526044731?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.