Inspiration

Pembukaan Musyawarah Besar untuk Kerukunan Bangsa

Menarik sekali mengikuti dan mencermati Pembukaan Musyawarah Besar untuk Kerukunan Bangsa yang diselenggarakan di Garden Sahid Hotel, Jakarta (Kamis, 8/2/2018). Seperti apakah?

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Upacara pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza. Saya sendiri baru kali ini ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza. Dinyanyikan pula lagu Indonesia Pusaka. Paduan suara yang menyanyikan kedua lagu itu merupakan paduan suara gabungan lintasusia dan lintasagama.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Menarik pula mengikuti dan mencermati sambutan yang disampaikan oleh Prof Dr Din Syamsuddin, sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban. Pak Din menegaskan bahwa forum ini merupakan ajang silaturahmi dan dialog dari hati ke hati para pemuka agama untuk membahas masalah-masalah yang ada untuk mewujudkan kerukunan bangsa.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Ini merupakan musyawarah pertama yang terjadi di negeri ini yang diikuti oleh para tokoh lintasagama seluas Nusantara. Ditegaskan pula bahwa tingkat kerukunan umat di bangsa ini relatif baik. Ini pun diakui oleh dunia.

Memang ada beberapa ganjalan yang terjadi, namun kita sepakat untuk tetap menjaga bangsa kita tetap rukun. Kesepakatan-kesepakatan yang ada di negeri ini yang diwariskan pendiri bangsa ini.

Keberagaman itu sunatullah. Maka bila ada orang yang tidak mengakui keberagaman, orang itu belum lulus dalam keimanannya, apa pun agamanya. Memang kita tidak boleh menutup mata terhadap adanya ketegangan dan potensi konflik. Konflik antarumat beragama biasanya tidak disebabkan oleh faktor agama tetapi oleh faktor-faktor non-agama, seperti kesenjangan sosial, ekonomi, dan politik yang ditunggangi oleh nuansa agama.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Untuk mencegak potensi konflik itu perlu dikedepankan dialog. Dialog itu bersifat dialogis, yang bertumpu atas dasar ketulusan, keterbukaan, keterusterangan, untuk menyelesaikan masalah yang ada.

Musyawarah ini merupakan urgensi penciptaan kerukunan dan agenda ke depan demi persaudaraan. Kita dialog yang dialogis. Silaturahmi dari hati ke hati dalam sikap hormat dan cinta bukan dengan emosi.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Maka, musyawarah itu penting. Ini merupakan musyawarah dari umat, oleh umat dan untuk bangsa. Semua hasil itu akan diserahkan kepada pemerintah. Kita boleh yakin bahwa jika kita rukun, maka kita akan maju.

Kerukunan dihadirkan dalam musyawarah ini dalam doa bersama. Pesan kerukunan oleh para Majelis Agama-Agama di Indonesia (Islam, Hindu, Buddha, Konghucu, Kristen dan Katolik). Kerukunan sangat terasa juga di saat makan dan minum. Kita tidak hanya makan dan minum dengan teman-teman seagama, melainkan lintasagama sekaligus sambil berkenalan satu terhadap yang lain.

Saya memberikan ucapan selamat dan proficiat kepada Prof Dr Din Syamsuddin. Beliau tersenyum ramah. Dan saya pun berterima kasih boleh ikut merasakan suasana musyawarah itu serta belajar dari peristiwa yang istimewa itu.***

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3491995092373963?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.