Inspiration

Tips untuk Berdamai Dengan Masa Lalu Kita Yang Kelam dan Menyakitkan

Bagaimana cara berdamai dengan masa lalu kita yang kelam dan menyakitkan? Inilah tips untuk berdamai dengan masa lalu kita yang kelam dan menyakitkan yang pernah terjadi dalam kehidupan kita. Tips yang ingin saya bagikan ini merupakan refleksi pribadi atas pengalaman pribadi pula yang saya hayati hingga saat ini. Seperti apakah?

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Pertama, ibarat peribahasa mengatakan, jangan memelihara anak macan, maka, jangan pula memelihara masa lalu yang pahit dan menyakitkan! Inilah tip paling dasar untuk berdamai dengan masa lalu yang pahit dan menyakitkan. Jangan biarkan masa lalu yang kelam, pahit dan menyakitkan menghimpit dan menerkam hidup kita sendiri!

Kedua, kasihilah dirimu sendiri sebagai anugerah yang indah. Jangan biarkan masa lalu yang kelam, pahit dan menyakitkan, membuat kita membenci diri kita sendiri, terus-menerus mempersalahkan diri sendiri yang membuat kita macet dan mandeg untuk melangkah maju! Bukankah Sang Guru Kehidupan menyerukan: Kasihilah sesamamu, seperti kamu mengasihi dirimu sendiri? Maka, mustahil kita bisa mengasihi sesama kita, sebelum kita mampu mengasihi diri kita sendiri. Jangan lupa, kita pun harus mengasihi diri kita sendiri, agar kita bisa mengasihi orang lain.

Referensi pihak ketiga

Ketiga, salah satu cara mengasihi diri sendiri adalah dengan mengampuni diri sendiri. Dengan mengasihi dan mengampuni diri sendiri, yakinlah, sepahit dan semenyakitkan apa pun pengalaman kita, kita bisa berdamai dengannya.dengan penuh kasih. Maka, mari kita juga mengampuni diri kita sendiri dan masa lalu kita yang kelam, pahit dan menyakitkan.

Keempat, agar kita bisa mengampuni diri sendiri dengan penuh kasih, atas hal-hal yang menyakitkan di masa lalu, maka kita juga harus jujur melihat masa lalu yang kelam dan menyakitkan itu. Kejujuran menjadi modal dasar untuk bisa menatap masa kelam yang pahit dan menyakitkan, dan karenanya juga memampukan kita untuk melangkah maju.

Referensi pihak ketiga

Akhirnya, saat kita bersikap jujur melihat dan menerima masa lalu yang pahit dan menyakitkan, kelam dan mendukakan hati kita, kita akan dimampukan menikmati pahitnya kehidupan kita. Ibarat seorang yang menikmati biji kelor yang pahit, lama-lama kita bisa merasa senang dengan nikmatnya biji kelor yang pahit itu. Ternyata di dalam kepahitan, terdapat kemanisan. Bagi Anda yang pernah makan biji kelor, dengan cepat akan membenarkan realitas ini yang membantu kita pula unutk memahami indahnya kehidupan masa lalu yang pahit, kelam dan menyakitkan.

Itulah lima tips, yang bisa kita tempuh agar kita bisa berdamai dengan diri sendiri, dengan masa lalu kita yang kelam, pahit dan menyakitkan, dan bahkan dengan sesama kita. Semoga bermanfaat. Tuhan memberkati.***

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/412865692299182?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.