Inspiration

Pentingnya Memohon Doa Restu Dalam Rangka Pameran Lukisan Yang Akan Kami Selenggarakan

Sahabat peradaban kasih UC We-Media yang terkasih, doa dan restu selalu penting untuk kita dalam setiap peristiwa hidup kita. Doa dan restu membuat kita mantab dan teguh melangkah melaksanakan apa pun, apalagi doa dan restu itu diberikan oleh sosok pribadi yang kompeten di bidangnya. Inilah yang kualami dan hendak kubagikan melalui artikel ini.

Bersama Oei Hong Djien. Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Pada hari Rabu (28/2/2018), dalam perjalanan menuju Wisma Salam untuk persiapan rapat Srawung Persaudaraan Sejati Lintas Agama, saya bersilaturahmi kepada seorang tokoh kompeten di bidang seni rupa, yakni Om Oei Hong Djien (usia 80 tahun). Begitu tiba di rumah kediamannya, Om Hong Djien langsung meyambut kami dengan ramah dan bersahabat.

Tanpa basa-basi, beliau langsung bercerita bahwa, beliau mendapat julukan sebagai “Sunan Seni Rupa Dunia” dari UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Beliau layak mendapatkannya sebab memang beliau sangat peduli dengan seni rupa. Beliau memiliki tiga Museum yang dikenal Museum OHD yang berkelas dunia di Magelang. Kepadaku, beliau mengatkan bahwa sedikitnya dua puluh lima negara pernah berkunjung ke Museum miliknya itu.

Di dalam Museum OHD. Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Dalam kapasitas sekaliber itulah, maka, saya merasa sangat perlu untuk datang kepada beliau. Sudah sangat layak dan sepantasnya kami datang untuk mohon doa restu. Itulah yang kulakukan bersama beberapa rekan-rekan Panitia Pameran Lukisan yang akan dilaksanakan pada tanggal 21-25 Maret 2018 mendatang (saya, Mas Awi, Mas Devi, Bu Sindajanty, Mas Wawan, Mas Yas dan Mas Agung).

Tak terasa, hampir tiga jam kami bersama berada di rumahnya dan menikmati salah satu museum yang sangat indah, menyimpan karya-karya seni rupa dan patung dari para pelukis hebat kelas dunia, maupun yang berasal dari Tanah Air kita, Indonesia.

Yang sungguh indah bagi saya adalah ini. Ketika saya untuk pertama kalinya bisa berkunjung serta mohon doa restu kepada Om Oei Hong Djien dengan didampingi oleh keponakan beliau yang juga seorang pelukis, yakni G Djoko Susilo, beliau menyambut kami dengan penuh keramahan, kehangatan persahabatan dan keindahan persaudaraan.

Om Oei Hong Djien, saya dan Joko Susilo. Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Kepada saya, beliau mengatakan bahwa sangat mendukung inisiatif untuk menyelenggarakan Pameran Lukisan yang bertajuk “Perdamaian Palestina, Kerukunan Kita” itu. Beliau selalu menegaskan, para seniman dipanggil untuk memberi roh setiap jamannya. Roh itu adalah roh kemanusiaan, keindahan dan kerukunan.

Bahkan, beliau pun menyatakan siap untuk memberikan sambutan di saat acara pembukaan yang akan dilaksanakan pada hari Rabu (21/3/2018) nanti. Prinsipnya, mari kita hargai karya seni sebagai bagian dari kehidupan kita yang membahagiakan.

Di depan Museum OHD Magelang. Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Saya sangat berterima kasih boleh dan bisa berjumpa dengan Om Oei Hong Djien. Terima kasih juga kepada G Joko Susilo yang memperkenalkan kami dengan Om Oei Hong Djien. Terima kasih kepada rekan-rekan yang dalam kesabaran menyertai kami dalam memohon doa dan restu kepada Om Oei Hong Djien. Sebagai tanda terima kasihku, saya haturkan sejumlah buku dan album rohani yang saya buat kepada beliau.

Demikian, semoga sharing ini bermanfaat. Salam peradaban kasih bagi masyarakat Indonesia yang sejahtera, bermartabat dan beriman, apa pun agama kita. Terima kasih. Tuhan memberkati.***

Museum Oei Hong Djien (OHD) Magelang, 28/2/2018

Sumber: refleksi atas pengalaman pribadi kunjungan ke Museum OHD Magelang dan perjumpaan dengan Om Oei Hong Djien

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2060216263501098?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.