Inspiration

Menggendong Kerajaan Allah Saat Menggendong Anak Kecil, Mungkinkah?

Sahabat Peradaban Kasih UC We-Media yang terkasih, mungkinkah kita menggendong Kerajaan Allah di saat kita menggendong anak kecil? Dalam perjalanan ke Surabaya, saya berkesempatan berjumpa dengan pasutri Adi-Lia yang setahun lalu kuberkati perkawinannya. Kini mereka sudah dianugerahi seorang putri mungil yang manis. Dan aku pun boleh menggendongnya laksana seorang kakek menggendong cucunya. Peristiw itu membuatku serasa masuk ke dalam Kerajaan Allah. Mengapa?

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Saat aku menggendong Annabella, nama putri Adi-Lia, aku langsung teringat perkataan Yesus. Peristiwanya dicatat Luks sebagai berikut. 

Suatu hari, datanglah orang-orang membawa anak-anaknya yang kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka. Melihat itu murid-muridNya memarahi orang-orang itu. Tetapi Yesus memanggil mereka dan berkata: “Biarkanlah anak-anak itu datang kepadaKu, dan jangan kamu menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.” (Luk 18:15-17)

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Itulah peristiwa iman dan rohani yang langsung merasuk dalam diriku saat menggendong Annabella. Lucunya, saat pertama kali kugendong, ia menangis sejadi-jadinya. Namun, begitu aku menyanyikan Mars Yalal Wathon sambil bergerak-gerak, Annabella langsung diam bahkan tampak tersenyum dan menikmatinya.

Kutatap bayi usia hampir dua bulan itu dengan gembira. Kuberkati dia. Dan aku pun langsung teringat perkataan Yesus yang lain. “Jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Surga. Barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga” (Matius 18:3–4).

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Aku pun berdoa dan bersyukur boleh dan mendapat kesempatan berjumpa dan menggendong Annabella. Itu serasa daku menggendong Kerajaan Allah. Dan aku pun seakan tertantang untuk selalu bertobat dalam kerendahan hati seperti anak kecil di hadapan Tuhan Yang Maha Esa. 

Demikian semoga bermanfaat. Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati.***

Surabaya, 3/3/2018.

Sumberrefleksi pribadi.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1836690454703707?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.