Inspiration

Bersatu Dalam Kegentingan, Merdeka Dalam Keraguan; Utamakan Cinta Kasih Dalam Segala Hal

Sahabat Peradaban Kasih UC We-Media yang terkasih, tanpa kita sadari, kita sebetulnya seringkali sedang mengalami sindrom kurang peduli akan hal-hal rohani, ibaratnya kita kurang nafsu makan santapan rohani. Itu terjadi justru saat kita berpikiran sempit, eksklusif, dan kurang memiliki fleksibilitas rohani dalam kehidupan bersama. Dalam situasi seperti itu, apa yang harus kita lakukan?

Referensi pihak ketiga

Jawabannya sederhana, ikutlah gerakan Roh Cinta Kasih. Roh Cinta Kasih itu lembut dan lentur laksana angin, dan menghembusi kehidupan ini dengan segala kesegaran, bukan kekakuan dan kebekuan. Itulah yang kemudian dihayati melalui prinsip: Bersatulah dalam kegentingan, bersikaplah merdeka dalam keraguan; utamakanlah cinta kasih dalam segala hal! Prinsip-prinsip ini perlu dipegang teguh. Prinsip itu dirumuskan dalam bahasa Latin: In necessariis unitas, in dubiis libertas, in omnibus caritas. Artinya,persatuan dalam hal-hal yang diperlukan, kemerdekaan dalam hal-hal yang meragukan, cinta kasih dalam segala hal. Prinsip itu sering dihubungkan

Degan St. Agustinus dari Hippo (lahir tanggal 13 November 354 – wafat tanggal 28 Augustus 430) sebagai pencetus untuk pertama kali. Di kemudian hari, prinsip itu dikembangkan oleh Rupertus Meldenius, seorang Teolog Lutheran, pada abad ke-17. (Sumber: www.academickids.com/encyclopedia).

Referensi pihak ketiga

Bagaimana prinsip itu dikembangkan dalam realitas kita sehari-hari? Pertama, seringkali, keputusan-keputusan yang kita ambil baik secara personal maupun institusional sangatlah dangkal dan emosional. Kita mengambil sikap yang melulu berpangkal pada situasi egoistik, lepas dari konteks yang harus dipertimbangkan dalam berbagai sudut dan aspeknya. Dalam situasi ini tak ada ruang bagi yang lain untuk berpendapat, apalagi pendapat yang berbeda. Sikap ini mudah sekali memecah belah kehidupan. Maka, bersatulah dalam kegentingan, bersikaplah merdeka dalam keraguan; utamakanlah cinta kasih dalam segala hal!

Kedua, kita kurang mengembangkan pemikiran yang matang dalam menghadapi pilihan-pilihan dalam hidup ini. Alasan-alasan dan pertimbangan yang kita ambil cenderung pragmatis dan berpegang pada prinsip “pokoknya tidak boleh!” atau sebaliknya, “pokoknya harus!” Kita lupa bahwa ada aspek-aspek lain yang harus dipertimbangkan dalam konteks hidup bersama, tanpa harus bersikap ngawur, semau gue lu peduli ape. Karenanya, bersatulah dalam kegentingan, bersikaplah merdeka dalam keraguan; utamakanlah cinta kasih dalam segala hal!

Referensi pihak ketiga

Ketiga, banyak hal kita putuskan melulu berdasarkan kepentingan pribadi, bukan kepentingan bersama. Kehidupan rohani bukan melulu masalah privat, melainkan juga menyangkut kepentingan publik. Oleh sebab itu, tidak usah ngotot; bersatulah dalam kegentingan, bersikaplah merdeka dalam keraguan; utamakanlah cinta kasih dalam segala hal!

Itulah sebabnya, pentinglah kita selalu melakukan diskresi, yakni melakukan pembedaan-pembedaan mana yang baik, mana yang buruk; mana yang benar, mana yang salah; mana yang suci, mana yang jahat. Laksana ikan tak terpisahkan dari air, demikianlah kepekaan terhadap bisikan Roh Baik akan selalu melingkupi siapa saja yang lapar dan haus akan kebaikan bersama.

Referensi pihak ketiga

Persatuan dalam hal-hal yang diperlukan, kemerdekaan dalam hal-hal yang meragukan, cinta kasih dalam segala hal. Yang terakhir ini sesungguhnya menjadi kunci untuk membangkitkan semangat dalam membangun kepedulian terhadap hal-hal yang bersifat rohani sebab yang rohani selalu terkait dengan Tuhan dan sesama, tak hanya antara Tuhan dan aku belaka!

Demikian, semoga bermanfaat. Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati.***

Johar Wurlirang, 20/2/2018

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan prinsip n necessariis unitas, in dubiis libertas, in omnibus caritas berdasarkan www.academickids.com/encyclopedia dan www.mediander.com

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3935873861644446?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.