Inspiration

Pesan Inspiratif Untuk Merangkul Kehidupan, Menjembatani Yang Berjauhan

Sahabat Peradaban Kasih UC News yang terkasih. Kita hidup bukan untuk mencari musuh, bukan? Maka baiklah kita renungkan pesan inspiratif ini. Ayo kita merangkul kehidupan, menjembatani yang berjauhan, bahkan mendamaikan yang bermusuhan. Bagaimana caranya?

Sumber: pixabay.com/en/alive-awake-aware-hands-embrace-720243/

Pertama, kita harus berinisiatif menjadi pewarta kebaikan, terlibat dengan kata dan perbuatan dalam kehidupan harian. Mari menyentuh tubuh penderitaan sesama dengan penuh kasih!

Kedua, kita mendukung yang membutuhkan perhatian kita, berdiri di sisi sesama dalam setiap langkah hidupnya dan melangkah bersamanya dalam suka dan terutama dalam duka. Tak peduli, berapa jauh jarak yang harus ditempuh; betapa sulit dan pahit peristiwa yang membelit.

Sumber: pixabay.com/en/alive-awake-aware-hands-embrace-720243/

Ketiga, upaya merangkul kehidupan dan menjembatani yang berjauhan, apalagi mendamaikan yang bermusuhan itu laksana menabur benih gandum di ladang; namun tiba-tiba tumbuh ilalang juga. Untuk itu butuh kesabaran, ketekunan dan kesetiaan. Jangan gegabah mencabuti ilalang, sebab bisa jadi, maksud baik menyingkirkan ilalang justru akan mematikan gandum yang sedang bertumbuh. Atas berbagai tantangan dan kesulitan, tak perlu kita menggerutu dan bersikap reaktif terburu nafsu melakukan sesuatu yang akan berujung pilu.

Akhirnya, jangan berjalan sendiri. Pentinglah bersinergi sebab kita ini saling bergantung satu sama lain sebagai saudari-saudara. Justru di sinilah inspirasi awal merangkul kehidupan dan menjembatani yang berjauhan bisa kita hayati bersama.

Sumber: iqmaltahir.files.wordpress.com/2011/06/sinergi-2.jpg

Selamat mencoba. Pada saatnya, Anda akan merasakan betapa indahnya, hidup dalam kerukunan dan persaudaraan yang damai di tengah keberagaman. Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati.***

Kampus Ungu Unika Soegijapranata, 4/4/2018.

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi pesan Paus Fransiskus dalam Evangelii Gaudium (24/11/2003), artikel 24.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/4091466789392109?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.