Inspiration

Inspirasi Tengah Hari: Sejenak Istirahat Dan Berefleksi. Berani Mencoba?

Sahabat Peradaban Kasih UC News yang terkasih. Di setiap kantor, perusahaan, atau bahkan yang sedang bekerja di mana pun, setahu saya, pada tengah hari ada saat untuk beristirahat! Komunitas-komunitas rehat sejenak untuk makan dan berdoa siang. Bahkan banyak yang membuat refleksi (examen conscientiae). Ini bisa menjadi inspirasi tengah hari seraya sejenak beristirahat. Apa yang bisa dilakukan? Berani mencoba?

Referensi pihak ketiga

Biasanya, examen conscientiae ditempuh dalam lima langkah sederhana. Pertama, sediakan waktu barang 5-10 menit. Lakukanlah dengan rileks. Tidak usah tegang. Mulailah dengan menyadari kehadiran Tuhan. Rasakan hadirat-Nya yang mengasihi dan menyertai kita. Di sini, mohonlah rahmat dari Tuhan.

Kedua, bersyukurlah! Ingat dan lihat kembali setiap peristiwa yang terjadi sejak bangun pagi hingga tengah hari ini. Sambil mengingat dan melihatnya, rasakanlah dengan gembira dan syukur bahwa semuanya itu terjadi tanpa campur tangan Tuhan di dalam hidup kita. Kita bisa menghadirkan setiap peristiwa sedetil-semampu kita. Apa yang positif, apa yang negatif.

Referensi pihak ketiga

Ketiga, melihat kelemahan diri. Mohonlah kepada Tuhan agar setiap peristiwa yang terjadi itu diberkati-Nya dan bermanfaat bagi hidup Anda. Inspirasi dari Roh Tuhan akan meneguhkan Anda dalam melihat dan mengalami setiap peristiwa itu, juga yang terpahit sekalipun. Biarlah inspirasi Roh Tuhan mencerahkan dan meneguhkan hidup Anda untuk melanjutkan hari yang masih tersisa.

Keempat, mohon pengampunan. Anda bisa memilih dan memilah, peristiwa apa yang ingin Anda cermati. Renungkan peristiwa itu secara lebih mendalam. Apa yang Anda rasakan? Dorongan apa yang muncul dalam diri Anda? Kehendak baik apa yang harus Anda lakukan selanjutnya? Kalaupun ada kegagalan, jangan takut. Kalau ada keberhasilan, jangan sombong. Di mana sesamamu hadir? Di mana Tuhan? Bagaimana Anda menanggapinya dengan iman – apa pun agama Anda – dan dengan syukur dalam kasih-Nya?

Referensi pihak ketiga

Kelima, membangun niat baru. Ungkapkan segala yang Anda rasakan kepada Tuhan. Katakanlah dengan ikhlas dan jujur perasaan Anda kepada-Nya sebagai sahabat yang sangat dekat. Persembahkanlah kepada-Nya pikiran, perasaan, dan kehendak Anda kepada-Nya seraya mohon ampun atas segala kekurangan, dan mohon kekuatan untuk melanjutkan hari yang masih akan Anda lalui dalam berkat-Nya. Berdoalah dan bersyukurlah, sesuai dengan agama Anda masing-masing.

Semoga dengan lima langkah itu, kita bisa memanfaatkan saat istirahat siang dengan baik. Salam peradaban kasih. Terima kasih. Berkah Dalem.***

Kampus Ungu, 9/4/2018

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan buku George A. Aschenbrenner, SJ, Quickening The Fire In Our Midst, The Challenge of Diocesan Priestly Spirituality (Loyola Press, 2002).

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3465254264034588?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.