Inspiration

Unik Dan Inspiratif! Paduan Suara “Taliban” Menyemarakkan Misa Di Pertapaan Rawaseneng

Sahabat Peradaban Kasih UC News yang terkasih. Misa Novena V yang diselenggarakan di Pertapaan Rawaseneng, Temanggung sangat unik dan inspiratif bagiku (Minggu, 8/4/2018). Misa Novena itu disemarakkan oleh Paduan Suara “Taliban”. Loh, kok bisa? Inilah letak keunikannya.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Pertama, sebagai Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang yang dijadwalkan melayani Misa Novena V, saya terkejut saat membaca informasi bahwa yang bertugas menyemarakkan perayaan itu adalah Paduan Suara “Taliban”. Saya memastikan kepada beberapa orang kebenaran nama itu. Ternyata memang demikianlah adanya.

Kedua, setelah mengetahui kebenarannya, saya semakin menemukan keunikannya. “Taliban” ternyata merupakan singkatan dari “Tanggap, Peduli, dan (siap) Bantu!”. Keren dan inspiratif. “Taliban” pun penuh dengan makna sesuai tema Novena V, yakni Hidup Damai dalam Belas Kasih Allah. Sikap tanggap, peduli dan siap membantu tentu menjadi cara sederhana untuk menghayati hidup damai dalam belas kasih Allah sendiri. Bahkan, itu merupakan tekad dari para anggotanya untuk selalu tanggap, peduli dan siap membantu siapa saja yang membutuhkan pertolongan. Sunggug-sunggug unik dan inspiratif!

Referensi pihak ketiga

Ketiga, nama”Taliban” omong punya omong merupakan kemajuan dari sisi kepanjangan. Tanggap, peduli dan (siap) Bantu merupakan singkatan yang benar; namun sering diplesetkan untuk bercanda. “Taliban” pun diplesetkan menjadi “tarik, lirik, dan banting”. Singkatan ini untuk bercanda, karena mengarah kepada kebiasaan orang yang sedang bermain kartu. Kartu itu ditarik, dilirik, lalu yang tidak diperlukan dibanting (ditaruh atau diletakkan alias dibuang). Saya pun membayangkan, kalau permainan itu melulu permainan untuk mengasah otak, tentu tidak masalah. Agar tidak pikun, maka permainan itu diperlukan, asal tidak menjadi sarana perjudian. Nah, kalau sudah menjadi perjudian, itu tidak bisa dibenarkan! Namun, kalau sekadar untuk permainan yang menghibur dan mengasah agar otak bekerja dan tidak menjadi pikun, tentu sah-sah saja.

Keempat, yang juga masuk dalam kategori unik adalah anggota “Taliban”. Semua anggotanya adalah laki-laki, para bapak! Dan mereka bernyanyi dengan luar biasa bagus dan merdu. Paduan suara itu begitu kompak dan padu. Suara mereka terolah dengan baik dan sungguh-sungguh dilatih dalam rangka pelayanan! Itu yang luar biasa istimewa dan inspiratif. Tidakkah para bapak tertantang untuk melakukan hal yang serupa?

Referensi pihak ketiga

Itulah keunikan “Taliban” yang menyemarakkan Misa Novena V di Pertapaan Rawaseneng. Saya yang menjadi selebran (pelayan) utama dalam Misa itu merasa sangat bersyukur bekerjasama dengan “Taliban” yang penuh belas kasih, tanggap, peduli dan selalu siap membantu siapa saja! Bravo “Taliban” Temanggung! Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati.***

JohArt Wurlirang, 8/4/2018

Sumber: refleksi pribadi.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/4075233454916752?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.