Inspiration

Dahsyat Inspiratif! Tetap Semangat Mewartakan Kebaikan Dalam Kesunyian

Sahabat Peradaban Kasih UC News terkasih. Saya terkesan dengan kalimat inspiratif yang ditulis Charles de Foucauld (1858-1916). Pastor asal Perancis itu pernah menulis, “Betapa pun sunyinya, seluruh hidup kita harus menjadi saksi kabar baik melalui keteladanan kita. Dalam keadaan apa pun, hidup kita harus mengumandangkan kabar baik dari atap rumah.” (Sumber: www.charlesdefoucauld.org/en/biographie.php).

Referensi pihak ketiga

Terinspirasi oleh kutipan itu, ijinkan saya berbagi kesaksian dalam rasa syukur dan sukacita. Semoga kesaksian sederhana ini juga menginspirasi dan memotivasi Anda dalam mengumandangkan kabar baik melalui hidup Anda. Sesudah lima hari (Kamis-Senin, 12-16/3/2018) menjalani perawatan gara-gara perut terserang kolik, puji Tuhan, saya dinyatakan sehat kembali dan boleh pulang. Hasil-hasil diagnosa laborat dan radiologi menyatakan bahwa ada batu sebesar 3 mm di ginjal kanan dan 2,5 mm di kiri. Itulah yang membuat ginjal tampak melebar (membengkak) dan terjadi iritasi pada ureter. Itu pulalah yang membuat saya mengalami kolik sebanyak tiga kali dalam empat hari (Senin sekali, Kamis dua kali).

Dalam semua itu, seperti yang direnungkan Charles de Foucauld, saya merasa sunyi. Namun, itu tidak berarti bahwa saya harus berhenti memberikan kesaksian tentang kabar baik. Maka, meski sambil terbaring, saya tetap menulis dan menulis melalui platform UC News.

Referensi pihak ketiga

Pada kesempatan ini, saya ingin menghaturkan sangat banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, memperhatikan dan mendoakanku selama sakitku. Terima kasih kepada para petugas cleaning servis yang membersihkan ruanganku, para penyaji makanan, para perawat dan dokter, khususnya dr. Doni dan dr. Sidarta. Terima kasih kepada para Romo yang mendoakan dan memberkatiku, khususnya Romo Ugie Pr dan Mas Andreas, yang belum kusebut dalam refleksi-refleksi sebelumnya. Terima kasih pada Romo Notowardoyo Pr yang kunjungannya disertai kabar baik dari dokter bahwa saya tak harus menjalani tindakan medik (penembakan batu ginjal). Terima kasih kepada Timins (Tim Majalah INSPIRASI, Lentera yang Membebaskan). Terima kasih kepada rekan-rekan Unika Soegijapranata (Rektorat, Tendik dan Dosen). Terima kasih pada Tim Campus Ministry (Ellen, Rei, Aldo, Alfa, Kak Vio dkk, Nita, Tyas, dan Febi) atas perhatiannya. Terima kasih kepada Umat Ungaran, Pudak Payung, dan Kebon Dalem yang berbondong-bondong memberi penghiburan dan doa untukku. Termasuk di dalamnya sanak kerabat keluarga yang dengan berbagai cara mendoakan dan memperhatikan daku. Terima kasih kepada para Suster OSF yang memperhatikan kebutuhan rohaniku dengan mengirim Ekaristi harian. Tak ketinggalan, kuhaturkan terima kasih kepada Mgr. Robertus Rubiyatmoko, Uskup Agung Semarang, dan Romo Ig. Aria Dewanta SJ, ekonom KAS, yang mendukung dan memberkatiku pula.

Referensi pihak ketiga

Sesungguhnya, seperti yang ditulis oleh Charles de Foucauld, Anda semua dalam keadaan apa pun telah mengumandangkan kabar baik bagiku pula. Kasih, perhatian dan doa Anda semua sangat bermanfaat bagiku. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati.***

Elizabeth Semarang, 16/4/2018

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi oleh Charles de Foucauld.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1263822064346132?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.