Inspiration

Dahsyat! Kebaikan Tuhan Melampaui Kejahatan Kita, Kasih-Nya Lebih Besar Dari Dosa Kita

Sahabat Peradaban Kasih UC News terkasih. Inilah warta bahagia dan inspiratif yang memenuhi hidup kita dengan kegembiraan dan memberi kepastian pada perbuatan kita, apa pun agama dan kepercayaan kita. Dahsyat! Tuhan telah mendahului kita dengan segala kebaikan-Nya, dan kasih Tuhan selalu lebih besar daripada dosa-dosa kita. Apa maksudnya?

Referensi pihak ketiga

Adalah fakta teologis-spiritual bahwa Tuhan lebih dahulu mengasihi kita, bahkan jauh hari sebelum kita mengenal-Nya. Bahkan, kasih Tuhan kepada kita itu merupakan kasih yang tanpa syarat! Dalam bahasa zaman now bisa dikatakan, Tuhan tidak bersabda kepada kita, “Aku mengasihi kamu, asal bla bla bla….” Oh, tidak! Percayalah girls and guys, Tuhan tidak pernah mematok syarat-syarat dalam hati-Nya demi mengasihi kita. Bahkan, kasih Tuhan kepada kita jauh melampaui segala kejahatan dan dosa-dosa kita.

Referensi pihak ketiga

Boleh dibilang begini. Kasih Tuhan kepada kita sudah tersedia saat kita berada dalam kandungan Ibu kita, dan tak akan pernah berakhir bahkan ketika kita masuk dalam kandungan Ibu Pertiwi alias saat kematian dan penguburan kita (bagi yang dikuburkan). Kasih Tuhan itu kekal abadi. Kasih Tuhan tidak terikat oleh waktu dan tempat, seluas dunia sepanjang masa.

Referensi pihak ketiga

Itulah sebabnya ada ungkapan kerahiman Tuhan, “Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju. Sekalipun merah laksana kain kesumba, akan menjadi putih laksana bulu domba!” Wow keren! Itulah Tuhan yang mengasihi kita tanpa syarat. Itulah kebaikan Tuhan yang melampaui kejahatan kita. Itulah kasih Tuhan yang melampaui dosa-dosa kita. Nah, tinggal kita saja, mau tinggal di dalam kasih-Nya yang tanpa syarat itu, atau mau lari dari pada-Nya. Tinggal di dalam kasih-Nya yang tanpa syarat berarti juga membiarkan diri kita dibentuk oleh kasih-Nya dan dengan demikian, kita pun boleh melakukan perbuatan-perbuatan kasih yang selaras dengan kasih-Nya yang begitu besar itu. Gitu loh!

Demikian, semoga bermanfaat. Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati.***

JohArt Wurlirang, 20/4/2018.

Sumber: refleksi dan opini pribadi terinspirasi dari kutipan Yesaya 1:18

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3397869904562185?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.