Inspiration

Dahsyat! Makna Kehadiran Dan Perhatian Yang Menginspirasi Dan Memotivasi Kehidupan Bersama

Sahabat Peradaban Kasih UC News terkasih. Tahukah kamu betapa dahsyatnya makna kehadiran dan perhatian bagi terwujudnya peradaban kasih justru bersama mereka yang sedang menderita? Bahkan, kehadiran kita bersama siapa saja yang sedang menderita ternyata memotivasi dan menginspirasi proses penyembuhan luka kehidupan bersama. Mengapa dan bagaimana?

Referensi pihak ketiga

Pertama, setiap kehadiran selalu erat terkait dengan perhatian. Maka, saat kita memberi perhatian kepada sesama kita yang sedang menderita, kita hadir sehati-seperasaan dengan bersangkutan. Mungkin tak perlu dengan kata-kata, namun kehadiran itu sudah menjadi ucapan bahwa tangismu adalah juga tangisku; kesedihanmu pun kesedihanku; deritamu adalah deritaku pula. Cukup melalui kehadiran, tanpa kata, tanpa bicara, kita bisa memberikan perhatian kita kepada sesama kita yang sedang bergumul dengan penderitaannya. Itulah yang disebut dengan sehati-seperasaan.

Referensi pihak ketiga

Kedua, di zaman now, kehadiran bahkan tak selalu harus bersifat fisik bertatap muka. Sapaan-sapaan melalui perangkat komunikasi pun sudah menjadi sebentuk kehadiran pula yang merupakan perhatian kita. Pesan-pesan singkat berikut ini sering kuterima dan kukirimkan sebagai sebentuk kehadiran dan perhatian untuk memotivasi dan menginspirasi kehidupan bersama: Semoga lekas sembuh! Aku turut prihatin. Saya ikut berduka. Jangan patah semangat! Ayo maju terus. Cemungutz!

Referensi pihak ketiga

Ketiga, ungkapan-ungkapan itu pun menjadi sebentuk perhatian dan tanda kehadiran, bahkan kepedulian kita. Dan semua itu sungguh memotivasi dan menginspirasi suatu proses penyembuhan dan pemulihan setiap luka dalam kehidupan kita, lahir maupun batin, fisik maupun mental, jasmani maupun rohani.

Referensi pihak ketiga

Keempat, kehadiran dan perhatian mempunyai makna yang sangat positif bagi kesembuhan hidup bersama yang sering terluka oleh kekerasan, kebencian dan kejahatan! Persis di dalamnya terungkap wajah kemanusiaan kita yang bermartabat. Di sana pula peradaban kasih bagi masyarakat yang sejahtera, bermartabat dan beriman – apa pun agama dan kepercayaan kita – dibangun dan diwujudkan.

Itulah kawan dahsyatnya kekuatan kehadiran dan perhatian yang kita saling berikan. Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

JohArt Wurlirang, 22/4/2018.

Sumber: refleksi pribadi.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1712598841528403?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.