Inspiration

Mantab Jiwa! Dalam Pengharapan Terdapat Kebahagiaan, Optimisme, Kesabaran, Dan Empati

Sahabat Peradaban Kasih UC News terkasih. Mantab Jiwa! Ternyata, dalam pengharapan terdapat kebahagiaan, optimisme, kesabaran, dan empati. Kok bisa sih seperti itu? Mari kita rumuskan, renungkan, dan rasakan.

Referensi pihak ketiga

Saya sepakat dengan sahabat dan kakandaku, Mas Frans Wi yang memberikan pemaknaan kata hope sebagai berikut (dikirim melalui pesan “japri”). “Orang yang penuh harapan harus memiliki sukacita dan kegembiraan dalam hidup. Penuh optimisme dan tidak nglokro. Namun sebagai manusia dia juga harus memiliki kesabaran dan dalam perjumpaan dengan sesama dia selalu memiliki empati alias care dan mau menyapa. Nah Romo pasti bisa mengembangkan lebih indah dan permenungan mendalam ya.”

Referensi pihak ketiga

Empat makna dalam satu kata itu bisa kita temukan bila kata pengharapan kita tarik dari terjemahan dalam bahasa Inggris, girls and guys! Dalam bahasa Inggris, kata pengharapan adalah “HOPE”. Hope terdiri dari empat huruf yang masing-masing bisa dimaknai sebagai suatu singkatan. Singkatan apa? Hope adalah singkatan dari happiness, optimism, patience and empathy. Nah, keempat kata itu bila kita terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi kebahagiaan, optimisme, kesabaran dan empati. Asyik juga neh!

Referensi pihak ketiga

Saya jadi ingat penyair asal Perancis, Charles Péguy (7 Januari 1873-5September 1914). Sang penyair itu bilang: Iman yang paling saya sukai adalah pengharapan! Menurutku, yang dikatakan Mas Frans Wi cocok dengan kalimat puitis Péguy, sebab dalam pengharapan, terwujudlah diri kita yang bahagia, penuh optimisme, kesabaran dan empati. Justru di sanalah kehadiran diri dalam cinta kasih membuka jalan-jalan baru dalam hati manusia. Pengharapan (hope) adalah sebuah pergerakan menuju perwujudan dunia baru, yakni peradaban kasih, pembudayaan cinta, dan kehidupan yang kian ditenggelamkan dalam kerahiman Tuhan.

Referensi pihak ketiga

Demikian, selamat terus-menerus membangun pengharapan dalam kebahagiaan, optimisme, kesabaran dan empati yang kian mendalam dari hari ke hari. Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati kita semua di mana pun berada.***

JohArt Wurlirang, Minggu Panggilan, 22/4/2018.

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan chatting dengan Mas Frans Wi.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2189771691533066?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.