Inspiration

Mengasyikkan! Beginilah Dialog Inspiratif Jarak Jauh Yang Saling Memotivasi Tentang Iman

Sahabat Peradaban Kasih UC News terkasih. Sebaiknya, setiap percakapan (dialog) di antara kita memang saling menginspirasi dan memotivasi tentang hal-hal yang positif, baik, dan konstruktif! Keren banget dan mengasyikkan kalau hal itu bisa terjadi, seperti yang kualami dengan Mas Frans Wi, pagi ini (Kamis, 19/4/2018). Mengasyikkan! Kami boleh menjalin dialog inspiratif jarak jauh yang saling memotivasi tentang iman, harapan dan kasih. Seperti apakah?

Referensi pihak ketiga – Sumber: twitter.com/inspirasihatimu

Dialog inspiratif itu terkait dengan artikel yang kutulis di UC News tentang iman (faith). Mas Frans Wi merespon lewat “japri” (jalur pribadi). Dialog inspiratif itu kunarasikan dalam artikel yang diterbitkan UC News dalam judul “Inspiratif! Iman Mencakup Perasaan, Pergulatan, Keintiman Dengan Tuhan dan Pengharapan” (terbit 2018/04/19 00:00 tz.ucweb.com/4_3UWOP). Artikel tersebut lantas ku-share kepada Mas Frans Wi lagi. Tanggapannya mengejutkan!

“Jadi bengong saya Romo… renungan di dalam busway kok jadi tulisan indah…” tulis Mas Frans Wi melalui pesan “japri”. “Agony bagi saya penting karena beriman itu bergulat. Ups and downs…, kadang jadi goyah kadang nyerah… tapi saat mau nyerah saya ingat doa ayahku: Dhuh Gusti. Kawula menika namung titah. Namung saged pasrah lan sumarah… (Ya Tuhan. Aku ini hanyalah makhlukMu. Hanya bisa pasrah dan berserah…) Dalam kepasrahan itu muncul harapan, dan ternyata butuh waktu. Matur nuwun Romo…”

Referensi pihak ketiga – Sumber: Arif RH ikhlaspasrah.com

Begitulah dialog itu kian mengasyikkan dan inspiratif karena kami saling meneguhkan dan menguatkan dalam menghayati iman, harapan dan kasih yang dianugerahkan Tuhan. Atas komentar tersebut, saya pun menjawab, “Wah hebat! Ini inspiratif lagi hahaha. Terima kasih Mas Wi.”

Mengalami dialog yang inspiratif seperti itu, saya hanya membayangkan dan berharap, alangkah indah dan mengasyikkan, bila setiap percakapan dan dialog kita menjadi percakapan dan dialog yang inspiratif dan saling memotivasi satu terhadap yang lain demi menggapai kebaikan. Apa pun agama dan kepercayaan kita, mari kita kembangkan dialog inspiratif yang konstruktif bukan yang destruktif; saling mencerahkan bukan saling menyerang; saling menguatkan bukan saling melemahkan. Semua itu akan membawa kita sampai pada terbangunnya peradaban kasih bagi masyarakat yang sejahtera, bermartabat dan semakin beriman dalam keberagaman. Oh betapa indahnya dan mengasyikkan! Itu menurut saya, bagaimana menurut Anda?

Referensi pihak ketiga – Sumber: kompasiana.com

Demikian, semoga bermanfaat dan menginspirasi Anda pula. Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati.***

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1663232038047416?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.