Inspiration

Alhamdulillah Puji Tuhan! Kasih Persahabatan Dan Persaudaraan Dengan KH Abdul Ghofur

Sahabat peradaban kasih yang terkasih. ijinkan daku berbagi pengalaman perjumpaan dengan sahabat baru dalam kasih persaudaraan di tengah keberagaman kita. Hari Minggu (29/4/2018), sesudah merayakan Ekaristi bersama umat di Stasi Lamongan, bersama beberapa pengurus Gereja Stasi Lamongan, saya meluncur menuju Pondok Pesantren Sunan Drajat di Paciran. Kok bisa? Begini kisahnya.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr Mendengarkan KH Abdul Ghofur

Sabtu malam (28/4/2018) dalam acara bersama PCNU Lamongan, saya berjumpa dengan Gus Syahrul. Beliau menawarkan padaku untuk singgah ke PP Sunan Drajat di Paciran. Saya pun menyanggupinya. Syukur pada Allah, Pak Bruno bersama rombongan pengurus Gereja Stasi berkenan mengantarku. Begitulah, saya singgah sebentar di rumah Cak Muhammad Nur Salim dan mengajaknya pula ke PP Sunan Drajat.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr – Aku merasa sejuk diapit KH Abdul Ghofur dan Gus Syahrul

Sesudah menempuh perjalanan hampir satu setengah jam, kami tiba di PP Sunan Drajat. Daud Yusuf bertindak sebagai sopir. Gus Syahrul menyambut kami. Dan kami pun diterima K.H. Abdul Ghofur, pengasuh PP Sunan Drajat dengan penuh keramahan. Ibaratnya, perjumpaan perdana begitu menggoda, selanjutnya terserah Anda. Nmaun, maksud hati kami ingin berlama-lama, akan tetapi apa daya, saya harus berpamitan oleh sebab saya dan Mas Awi harus pulang ke Semarang. Jadwal kereta api kami pukul 16.00. Karena itu, saya mohon ijin berpamitan.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr Rombongan kami berpose bersama

Saat saya berpamitan, KH Ghofur bilang, “Jangan pulang dulu!” Namun, apa daya, tanpa mengurangi rasa hormat atas kesempatan indah itu, saya harus tetap berpamitan. Pukul 14.00 kami berpamitan sesudah berfoto bersama. Tentu, kami berdoa dan berharap suatu saat bisa bersilaturahmi kembali.

Sungguh menggembirakan bahwa saya boleh mengalami kasih persahabatan dan persaudaraan ini. Bagiku, berkunjung dan berjumpa dengan KH Abdul Ghofur, yang mengasuh sedikitnya 12.000 santri di pondok seluas sekitar 140 hektar itu sungguh merupakan suatu barokah. Saya sangat berterima kasih bisa bersilaturahmi ke PP Sunan Drajat, warisan dari salah satu dari Wali Songo.

Semoga silaturahmi ini kian meneguhkan komitmen membangun dan mewujudkan peradaban kasih bagi masyarakat Indonesia yang sejahtera, bermartabat dan beriman, apa pun agamanya. Demikian sharing saya. Semoga bermanfaat. Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

Ponpes Sunan Drajat Paciran, 29/4/2018

Sumbet: refleksi pengalaman pribadi atas silaturahmi dengan KH Abdul Ghofur di Ponpes Sunan Giri Paciran

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/649717793610467?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.