Inspiration

Inspiratif! Kasih Persahabatan Ternyata Menginspirasi Pula Solidaritas, Mungkinkah?

Sahabat Peradaban Kasih UC News yang terkasih. Renungan ini masih berisi tentang kasih dan persahabatan sejati. Ternyata, kasih persahabatan itu juga bisa menginspirasi kita untuk mengembangkan solidaritas kepada sesama yang sedang tertindas oleh penderitaan. Mungkinkah? Seperti apa?

Referensi pihak ketiga

Pertama, kasih dan persahabatan menginspirasi siapa saja untuk mengembangkan solidaritas dalam kehidupan. Kasih dan persahabatan bukan melulu untuk kepentingan diri pribadi, melainkan untuk kepentingan hidup bersama. Itu terjadi ketika kasih dan persahabatan berbuah pada kepedulian kepada sesama yang menderita.

Referensi pihak ketiga

Kedua, kasih dan persahabatan yang menginspirasi lahirnya solidaritas dan kepedulian bersumber dari kasih Tuhan sendiri yang telah berbelarasa dan solider dengan kehidupan manusia. Kasih dan persahabatan perdana yang berciri kepeduliaan dan solidaritas berasal dari Tuhan sendiri. Kita mengasihi dalam rangka solidaritas, karena Tuhan lebih dahulu mengasihi kita yang terbelenggu oleh kejahatan dan dosa kita. Kasih dan persahabatan itulah yang mendorong kita pula untuk peka dan peduli kepada sesama kita.

Referensi pihak ketiga

Ketiga, kasih dan persahabatan dari Tuhan kepada kita, menyingkapkan dimensi rohani dari solidaritas kepada kita dan menginspirasi kita untuk mengembangkan sikap serupa kepada siapa saja yang menderita. Kasih persahabatan yang seperti ini mengubah pola hidup yang berkarakter serigala (homo homini lupus) menjadi berkarakter manusia sesungguhnya (homo homini socius). Landasannya jelas, yakni kasih Tuhan yang tanpa batas, yang tidak diskriminatif, yang berciri inklusif bagi siapa saja.

Referensi pihak ketiga

Semoga kita pun terinspirasi dan termotivasi untuk mengembangkan kasih persahabatan yang berbuah pada solidaritas kita kepada sesama, terutama mereka yang kecil, lemah, miskin, tersingkir, dan difabel. Begitulah, peradaban kasih terbangun dan terwujud melalui kasih persahabatan kita yang menggerakkan solidaritas dalam kehidupan bersama. Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

JohArt Wurlirang, 27/4/2018.

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi oleh Henri J.M. Nouwen, Lifesigns: Intimicasy, Fecundity, and Ecstasy in Christian Perspective, (Doubleday & Company Inc, 1986)

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1613686711117644?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.