Inspiration

Inspiratif! Persahabatan Itu Anugerah Tuhan, Tak Dapat Dicari, Hanya Dapat Diterima

Sahabat Peradaban Kasih UC News yang terkasih. Apa kabar hari ini? Kuharap selalu sehat dan bahagia. Dalam artikel ini, ijinkan kutuliskan renungan tentang persahabatan. Semoga inspiratif bagimu! Ternyata, seorang sahabat itu anugerah. Sahabat tak dapat dicari, sebab ia hanya dapat diterima dengan penuh syukur dan bahagia. Apa maksudnya?

Referensi pihak ketiga

Pasti kamu setuju bahwa setiap orang butuh sahabat. Tapi apa itu sahabat? Seorang sahabat adalah sosok pribadi yang ada bersama kita. Ia “berjalan” bersama kita dalam mengarungi kehidupan ini. Sahabat sejati selalu hadir pada saat kita membutuhkan dukungan ketika kita mengalami kesulitan. Di saat-saat lemah, ia hadir dengan memberi kekuatan. Di saat-saat duka, ia memberikan penghiburan. Bahkan, sahabat sejati juga memberikan kritik dan koreksi dengan penuh kasih atas kekurangan dan kesalahan kita.

Referensi pihak ketiga

Bagaimana kita bisa mendapatkan sahabat yang seperti itu? Take it easy friend, nggak usah repot mencari, sebab sahabat yang seperti itu tidak dapat dicari. Sahabat sejati seperti itu adalah anugerah yang hanya bisa diterima dengan penuh syukur dan bahagia. Bahkan, ia adalah anugerah dari Tuhan! Nah loh, istimewa bukan?

Referensi pihak ketiga

So, mari kita syukuri sahabat-sahabat yang dianugerahkan Tuhan kepada kita. Dan yang terpenting, jangan cuma siap menerima hadirnya sahabat doank, melainkan bersiaplah pula dianugerahkan Tuhan menjadi sahabat bagi siapa pun yang akan ditunjukkan Tuhan kepadamu. Semoga bersama para sahabat sejatimu, kamu pun dan kita semua bisa menjadi pelopor-pelopor peradaban kasih bagi masyarakat yang sejahtera, bermartabat dan beriman, apa pun agama dan kepercayaan kita.

Referensi pihak ketiga

Suka dengan artikel ini? Bagikan kepada para sahabatmu. Terima kasih dan salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

JohArt Wurlirang, 27/4/2018.

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi dari Henri J.M. Nouwen, Bread for the Journey, A Daybook of Wisdom and Faith, (HarperCollins: 1997)

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2540804679384957?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.