Inspiration

Dahsyat Inspiratif! Pengalaman Teraniaya, Justru Menginspirasi Persaudaraan Lintas Agama

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Refleksi ini terkait dengan tema Allah melindungi hamba-Nya yang teraniaya. Dan ini adalah pengalaman nyata yang menurutku dahsyat inspiratif. Dalam peristiwa sulit, tak harus menjadi pahit. Seperti apa?

Referensi pihak ketiga

Pertama, sebagai hamba-Nya yang melayani umat-Nya saya mendapat berkat dan kehormatan ditunjuk panitia Sahur dan Buka Keliling Ibu Hj. Dra. Shinta Nuriyah Wahid, M.Hum menjadi tuan rumah penyelenggaraan buka bersama Ibu Shinta dengan kaum duafa. Dalam dua peristiwa sebelumnya, semua berjalan baik, lancar dan damai. Namun di satu kesempatan dua tahun silam (2016), kami mengalami kendala. Ada penolakan dari oknum tertentu. Penolakan pun berlangsung “seru”, namun semua kami hadapi dengan senyum. Kami mengalami hal-hal yang sulit, namun tidak membuat kami merasa pahit! Kami tetap mengasihi yang bersangkutan.

Referensi pihak ketiga

Kedua, penolakan itu dalam arti tertentu menjadi sebentuk penganiayaan. Namun kami tidak mau terprovokasi ke dalam jerat kebencian. Sungguh dahsyat inspiratif, terinspirasi oleh pengalaman teraniaya dan penolakan itu justru lahirlah paguyuban dengan nama Pelita (Persaudaraan Lintas Agama). Pelita ini beranggotan para mahasiswa, aktivis, dan jurnalis yang bervisi damai. Hingga saat ini, Pelita masih terus eksis dan berkembang dalam banyak ragam pelayanan dalam rangka persaudaraan dan kerukunan umat lintas agama serta kemanusiaan dan perdamaian. Saya yang memberi nama “Pelita” merasa amat terharu atas pengalaman indah ini. Refleksi ini kutulis sebagai tanda rasa terima kasihku bagi mereka (Pelita).

Referensi pihak ketiga

Maka sungguh benar, Allah melindungi hamba-Nya yang teraniaya. Perlindungan-Nya nyata dalam diri orang-orang di sekitar kita. Semoga pengalaman ini menginspirasi kamu juga. Jangan menyerah saat teraniaya sebab selalu ada rasa bahagia dalam semangat persaudaraan yang menyertainya. Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati.***

JohArt Wurlirang, 4/5/2018.

Sumber: refleksi pribadi.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1222865862992865?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.