Inspiration

Inspirasi Srawung! Berani Meninggalkan Zona Nyaman Menuju Zona Penuh Tantangan, Sanggup?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Setiap orang yang normal sebagai makhluk sosial, pasti merindukan hidup bersama yang rukun, damai, dan sejahtera. Ia tak bisa hidup sendirian tertutup terpisah dari sesamanya. Ia ada bersama dalam kasih persaudaraan dengan sesamanya melalui srawung. Untuk bisa srawung, kamu harus berani meninggalkan zona nyaman menuju zona penuh tantangan, sanggupkah?

Referensi pihak ketiga

Pertama, mari kita srawung sejak dalam pikiran. Srawung berasal dari bahasa Jawa yang berarti bergaul dengan gembira. Ada intensitas perjumpaan yang ditandai oleh kasih. Maka, perjumpaan itu disebut silaturahmi atau silaturahim. Itulah inti dasar srawung. Kita srawung sejak dalam pikiran, lalu diwujudkan dalam sikap harian.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr – Contoh sederhana srawung

Kedua, agar bisa srawung, maka, seseorang harus meninggalkan zona nyaman dirinya dan masuk ke dalam zona yang penuh risiko pada awalnya. Perjumpaan awal bahkan bisa terjadi dengan orang-orang lain yang belum kita kenal. Namun, srawung membuat yang tidak kenal menjadi saling kenal. Namun, perjumpaan itu lama kelamaan bahkan bisa menjadi berita viral, karena ditandai oleh semangat persaudaraan sejati yang sangat kental dan menginspirasi perubahan mental!

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr Contoh sederhana srawung beragam di Sambiroto Semarang (Minggu, 6/5/2018)

Itulah dua hal pokok yang hendak kubagikan pada kesempatan ini. Semoga menginspirasi dan memotivasi untuk mulai srawung! Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati kita semua. (bersambung)***

Kampus Ungu Unika, 8/5/2018.

Sumber: refleksi pribadi.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2217566528793856?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.