Inspiration

Inspiratif! Bukan Merendahkan Diri Demi Meninggikan Mutu, Namun Begitulah Pengosongan Diri

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Ternyata jalan pengosongan diri itu penting bahkan menjadi bukti orang yang kuat dan tegar secara rohani. Bagaimana bisa?

Referensi pihak ketiga

Pertama, pengosongan diri adalah kekuatan nyata kerendahan hati. Kekuatan dan ketegaran bukan tampak dalam kemegahan dan kemewahan melainkan dalam kesetiaan mengemban tugas perutusan. Pengosongan diri adalah jalan menuju kepenuhan hidup rohani.

Referensi pihak ketiga

Kedua, itulah yang bisa direnungkan dari kisah hidup seorang pahlawan nasional yang gugur di Laut Aru. Namanya Yosaphat Soedarso (24 November 1925 – 15 Januari 1962). Ditemukan dalam catatan hariannya, ternyata dalam menjalankan tugas itu, Yos Sudarso menuliskan kalimat wasiat yang menginspirasi kita. Ia mengemban tugas dengan sikap kuat dan tegar dalam pengosongan diri. Dia kuat dan tegar bukan dalam kejayaan dan kemegahan dunia, melainkan dalam ketaatan dan kesetiaan seorang hamba yang rendah hati. Itulah sebabnya, dia dihormati sebagai pahlawan bangsa yang gugur dalam semangat pengosongan diri sejati.

Referensi pihak ketiga

Dalam semangat pengosongan diri itulah kita termotivasi untuk menjadi pribadi kuat dan tegar secara rohani. Itu bukan sikap merendahkan diri demi meninggikan mutu, melainkan begitulah makna pengosongan diri yang dengan sendirinya membuat kita ditinggikan oleh Tuhan sendiri.

Demikian, semoga bermanfaat. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

Otw to OHD Museum Magelang, 5/5/2018

Sumber: refleksi pribadi. Info tentang Yos Sudarso dari tirto.id (15/1/2017)

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2585885059865319?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.