Inspiration

Keren! Jauh Hari Sebelum Mengenalnya, Dia Sudah Lebih Dahulu Mendoakan Dan Mengasihiku

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Luar biasa, dia justru sudah lebih dahulu mendoakan saya jauh hari sebelum saya mengenalnya. Ini sungguh menginspirasi dan memotivasi hidupku dalam kasih persahabatan dengannya sampai hari ini. Mengapa? Karena dia mengasihiku terlebih dahulu dengan kasihnya yang abadi. Seperti apa?

Referensi pihak ketiga

Ini adalah kisah nyata yang menginspirasi hidupku. Saya mempunyai seorang sahabat yang mengasihiku yang diperkenalkan padaku lima puluh tahun yang lalu, enam hari sesudah kelahiranku. Sesudah masa kanak-kanak dan remaja, saya sedikit tahu tentang dia. Sesudah lepas remaja menuju muda, saya semakin mengenal dia dan mengaguminya. Sahabatku ini memang luar biasa istimewa, baik banget dan care. 

Referensi pihak ketiga

Setelah dewasa, semakin kukenal dan kukagumi dia sebab ternyata, jauh hari sebelum saya mengenal dan mengandalkannya, dia telah berdoa untukku, demi kebaikan dan keselamatanku dunia maupun akhirat. Beginilah dia berdoa untukku. Dalam suatu perjamuan malam terakhir, dia menengadah ke langit dan berdoa, “Bapa yang kudus, bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Ya Bapa yang adil, semoga kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka.”

Referensi pihak ketiga

Itulah doa sahabatku itu. Hari ini aku bersyukur boleh membaca dan merenungkan doa yang menginspirasi dan memotivasiku untuk selalu setia mengandalkan sahabatku itu dalam suka maupun duka, sehat maupun sakit, untung maupun malang, hidup maupun mati. 

Demikian, saya bersyukur boleh mengenal dan dikenal olehnya. Dia juga yang menguatkan saya dalam mewujudkan peradaban kasih dengan gembira. Dan sahabatku itu kukenal sebagai Yesus Kristus. Aku yakin dia pun mendoakan dan mengasihi kamu juga! Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

JoharT Wurlirang, 17/5/2018

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Yohanes 17:20-26

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1768095255674966?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.