Inspiration

Inspirasi Falsafah Jawa: Tuhan Itu Kekal Abadi, Asal dan Tujuan Kehidupan

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inspirasi falsafah Jawa berikut ini selaras dengan ajaran setiap dan semua agama serta kepercayaan di bumi ini. Yang manakah?

Referensi pihak ketiga

Beginilah inspirasi falsafah Jawa itu. Pangeran iku langgeng, tan kena kinaya ngapa, sangkan paraning dumadi. Dalam bahasa Indonesia, falsafah Jawa itu bisa diterjemahkan sebagai berikut. Tuhan itu kekal abadi dan tak bisa kita gapai dengan pikiran kita, Tuhanlah asal dan tujuan kehidupan.

Dalam hal apa Tuhan itu kekal abadi? Dalam hal kasih setia, panjang sabar dan kerahimanNya. Ini sejalan dengan seruan doa Sang Pemazmur: Kekal abadi kasih setia Tuhan. Kasih setiaNya adalah Jatidiri dan Hakikat Keberadaan Tuhan. Maka, Keberadaan dan Hakikat Tuhan kekal abadi dalam hal kasih setia dan kerahiman. Kasih kesetiaanNya itulah yang bersifat kekal abadi.

Justru karena itulah, tak ada ungkapan, pikiran, perkataan maupun perumpamaan yang sepadan untuk menggambarkan Keberadaan dan HakikatNya. Karenanya, tan kena kinaya ngapa.

Nah, Keberadaan dan Hakikat Tuhan yang seperti itulah yang menjadi asal dan tujuan hidup manusia. Manusia berasal dari kasihNya dan menuju pada kasihNya yang bersifat kekal abadi selamanya. Itulah kehausan dan kerinduan manusia pula untuk selalu kembali kepada asal dan tujuan hidup di dunia maupun di alam baka.

Begitulah refleksiku atas inspirasi falsafah Jawa: Pangeran iku langgeng, tan kena kinaya ngapa, sangkan paraning dumadi. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

Batam, 17/6/2018

Sumber: refleksi pribadi

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3258431485119905?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.