Inspiration

Baik, Indah, Dan Mulianya Hidup Ini Adalah AnugerahNya, Mari Kita Jaga, Itulah Tugas Kita!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Hidup itu indah, mulia dan baik adanya sejak semula. Itulah pandangan semua agama, kepercayaan dan budaya apa pun. Bagaimana kearifan lokal falsafah Jawa merumuskannya? Yuk kita simak!

Referensi pihak ketiga

Baik, indah dan mulianya hidup ini adalah anugeraNya, tugas kita adalah menjaga dan merawatnya dengan penuh syukur. Inilah akar kearifan lokal falsafah Jawa edi peni adi luhung.Terjemahan harafiahnya, sesuatu yang baik, indah dan mulia. Lalu apa maknanya? Situasi dan kondisi kehidupan itu pada dasarnya baik adanya, bahkan sangat baik. Tak hanya baik tetapi juga indah dan mulia dengan segala keselarasan dan keharmonisan dalam keberagaman. Ada darat ada air. Ada bumi ada langit. Ada siang ada malam. Ada putih ada hitam. Ada terang ada gelap. Kamu bisa menambah sendiri keselarasan dan keharmonisan itu. Pasti ada banyak banget kan?

Nah, di dalam kearifan lokal falsafah Jawa, semua yang harmonis dan selaras itu disebut edi peni. Dan yang edi peni itu juga adi luhung. Adi luhung merujuk pada sikap perilaku hidup menjaga harmoni dan keselarasan. Adi luhung bahkan erat terkait citra manusia yang diciptakan seturut gambar dan rupa Allah, Sang Pencipta. Maka edi peni dan adi luhung juga erat terkait dengan karya pekerjaan manusia seturut citra Allah sendiri.

Referensi pihak ketiga

Karya itu terekspresikan dalam keindahan dan kebaikan. Dengan demikian, setiap karya indah dan baik manusia itu menjadi ungkapan syukur kepada Tuhan. Kalau begitu, manusia lantas tak boleh bersikap asal-asalan. Kerjakanlah segala sesuatu dalam prinsip edi peni adi luhung. Semua demi jati diri kehidupan manusia dalam keselarasan dengan kehendak Sang Pencipta, entah dengan cara apa pun, kita menyapa dan menyebutnya.

Semoga dari kedalaman hati kita terpancar pula segala yang baik, yang indah dan yang mulia. Begitulah hidup kita memancarkan kebaikan, keindahan dan kemuliaan Tuhan sendiri melalui cara hidup yang harmonis, rukun, adil, bersatu dan sejahtera.

Referensi pihak ketiga

Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

JoharT Wurlirang, 1/7/2018

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi Pitutur Luhur Budaya Jawa (2017).

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2052302546594296?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.