Inspiration

Inspirasi Kearifan Lokal: Tuhan Itu Mahakuasa, Manusia Hanya Bisa, Lalu Harus Bagaimana?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Tuhan itu Mahakuasa. Manusia hanya bisa. Kearifan lokal falsafah Jawa ini menarik. Di mana menariknya? 

Referensi pihak ketiga

Menariknya ada dalam rumusannya. Tertulis dalam rumusannya: Pangeran iku kuwasa, dene manungsa iku bisa. Arti harafiahnya: Tuhan itu Mahakuasa, sementara itu manusia hanyalah bisa.

Kemahakuasaan Tuhan itu membuat manusia tetap dipenuhi iman, harapan dan kasih untuk mengandalkan daya kuasa Tuhan. Nah, manusia diberi Tuhan anugerah untuk bisa berusaha dan mengupayakan kebaikan dalam naungan ke-Mahakuasa-an Tuhan. 

Referensi pihak ketiga

Kearifan lokal ini sejalan dengan ungkapan manusia berusaha, Tuhan yang menentukan. Ke-Mahakuasa-an Tuhan tak berarti lalu membuat manusia leha-leha. Manusia harus tetap berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan kebaikan, keadilan, kekudusan dan kesejahteraan.

Inspirasi ini juga hendak memberi inspirasi pada manusia dan motivasi agar manusia bersikap rendah hati. Sehebat-hebatnya manusia, ingatlah bahwa manusia hanya bisa dan harus mengembangkan kemampuannya untuk berkarya sejalan dengan kehendak Tuhan yang Mahakuasa. Dengan demikian manusia tidak menjadi adigang adigung adiguna. Yakni tidak bersikap sewenang-wenang karena manusia hanya bisa sedangkan Tuhanlah yang Mahakuasa.

Referensi pihak ketiga

Demikian ulasan kearifan lokal falsafah Jawa Pangeran iku kuwasa, dene manungsa iku bisa. Semoga bermanfaat. Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

JoharT Wurlirang, 27/6/2018

Sumber: refleksi pribadi

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1092129317164758?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.