Inspiration

Pentingnya Inspirasi Maklumat Bahagia, Berani Mencoba?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inspirasi kawruh begja berasal dari Ki Ageng Soerjamentaram. Beliau adalah figur pelaku mistik kejawen yang sederhana (prasaja). Apa makna pentingnya bagi manusia zaman now? Kita simak yuk.

Referensi pihak ketiga

Inti dari kawruh begja adalah ngelmu kabegjan yakni ilmu untuk menggapai kebahagiaan. Kebahagiaan itu tak berada di luar diri manusia. Maka, tak perlu susah-susah mencari di luar diri manusia sendiri. Karenanya, manusia tidak perlu ngaya (memaksakan diri) mencari kebahagiaan sampai nggege mangsa mengejarnya dengan cara yang sia-sia. Itu pokok gagasan dari Ki Ageng Soerjamentaram.

Referensi pihak ketiga

Inspirasi dan motivasi menjadi bahagia itu sederhana. Kuncinya: lakukanlah segala sesuatu sabutuhe, saperlune, sacukupe, sakapike lan sabenere. Artinya, segala sesuatu dilakukan sesuai kebutuhan, seperlunya, secukupnya, sebaik-baiknya dan sesuai kebenarannya. Singkatnya, kebahagiaan itu tercipta saat kita tidak mengejar harta materi dunia sampai lupa diri pada sesama bahkan diri sendiri.

Kawruh begja ini dalam arti tertentu selaras dengan Sabda Bahagia Sang Guru Sejati Kehidupan. Berikut inspirasi dan motivasi kawruh begja dari Sang Guru Sejati Kehidupan, yang mengatakan:

“Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.” (Mat 5:3-12)

Referensi pihak ketiga

Begitu sederhana kebahagiaan itu. Dalam kawruh begja, inspirasi dan motivasi kebahagiaan ditawarkan dan bisa ditemukan dalam diri sendiri yang berserah kepada Tuhan dalam kemiskinan, kedukaan, kelembutan hati, lapar dan haus akan kebenaran, kemurahan hati, kesucian, pembawa damai, bahkan saat harus menanggung aniaya dan hinaan. Maka pertanyaannya, masihkah berani mencoba menggapainya? Tentu jawaban yang benar adalah siap, berani, siapa takut? So, cobalah!

Terima kasih. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

Muntilan, 10/8/2018

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi Mistik Kejawen (2018:118-120) dan Mateus 5:3-12

Sumber http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3607856575565335?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.