Inspiration

Pentingnya Menghayati Lima Sila Watak Manusia. Berlaku Bagi Siapa Saja, Cobalah!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Artikel ini berisi psikologi mistik kejawen dalam konteks kearifan lokal ini. Istilah yang dipakai adalah pancasila yang berisi lima watak manusia. Apa saja dan bagaimana penjelasannya. Mari kita simak.

Referensi pihak ketiga

Permenungan tentang hal ini ditempatkan dalam konteks mawas diri. Agar bisa mawas diri maka manusia perlu menyadari lima watak berikut ini. Kelima watak itu adalah rila, nrima, temen, sabar lan budi luhur. Yang dimaksud rila adalah watak ikhlas dalam kaitannya dengan relasi dengan Tuhan. Semua adalah milik Tuhan. Segala sesuatu dikembalikan pada penyelenggaraan Tuhan. Segalanya adalag milik dan karya Tuhan. Maka harus diserahkan kepadaNya.

Referensi pihak ketiga

Nrima adalah puas dan pasrah dengan segala yang terjadi. Ini berhubungan dengan nasib. Nasib hidup diterima dengan positif bukan dengan negatif. Sikap nrima itu sikap yang menerima apa adanya tanpa banyak menuntut. Maka dibutuhkan kerendahan hati dan ketaatan agar bisa menghayati watak nrima.

Sabar merupakan sikap dan watak manusia yang disertai sikap kuat. Biasanya dihubungkan dengan ketabahan hati. Orang yang sabar adalah orang yang tabah hati menghadapi setiap peristiwa hidup yang bahkan di luar harapannya. Ujian kesabaran adalah saat sedang mengalami cobaan hidup. Sabar sama dengan momot, kuat menanggung segala cobaan hidup ini.

Referensi pihak ketiga

Akhirnya watak budi luhur. Watak ini ditandai dengan hal-hal yang positif, misalnya bersikap adil, baik hati, dan kemurahan hati. Pitutur luhur menyebutnya ambeg adil paramarta berbudi bawa leksana. Watak budi luhur boleh dibilang menjadi puncak dari segala watak lainnya. Rila, nrima, temen, sabar menjadi jalan menuju budi luhur.

Nah, itulah lima sila watak manusia yang seharusnya dihayati siapa saja agar beroleh kebahagiaan, keselamatan dan kesempurnaan hidup. Lima watak itu menjadi anugerah bagi siapa saja yang mau menghayati dan mempraktekkannya dalam kehidupannya. Semoga bermanfaat. Terima kasih. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

JoharT Wurlirang, 13/7/201)

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi Mistik Kejawen (2017:173-174)

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1057325012722437?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.