Inspiration

Dahsyatnya Menabur dengan Bercucuran Air Mata Pasti Menuai dengan Sorak-Sorai, Percayalah!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Jumpa lagi dalam refleksi berbasis kearifan lokal falsafah Jawa. Jangan bosan ya. Masih semangaaarT ya! Okay deh. Terima kasih kalau begitu. Mari sekarang kita simak falsafah yang satu ini.

Referensi pihak ketiga

Kali ini kita akan merenungkan falsafah Jawa berikut ini. Sapa sing temen tinemu. Artinya, barangsiapa bersungguh-sungguh dalam ketekunan (= temen) akan menggapai keberhasilan yang membahagiakan. Bahkan, keberhasilan itu tak hanya bagi diri sendiri tetapi bermanfaat pula bagi orang lain sebab sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat bagi orang lain. Itu pasti. Karenanya dibutuhkan kesungguhan. Sing temen tinemu.

Referensi pihak ketiga

Nah, pastinya setiap orang ingin berhasil, bukan? Makanya, agar bisa berhasil haruslah bersungguh-sungguh dalam ketekunan. Kebersungguhan dalam mengerjakan segala sesuatu itu penting. Ibaratnya, yang menabur dengan bercucuran air mata, akan menuai dengan sorak-sorai. Menuai dengan sorak-sorai sesudah cucuran air mata itulah keberhasilan dari kesungguhan menjalani hidup ini.

Referensi pihak ketiga

Begitu girls and guys, selamat mengerjakan segala sesuatunya dengan temen-tumemen bersungguh-sungguh dan bersiaplah memetik hasil yang maksimal dan membahagiakan. Terima kasih berkenan membaca tulisan ini. Semoga bermanfaat dan jadi berkat. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua dengan segala keberhasilan buah dari ketekunan.***

JoharT Wurlirang, 25/7/2018

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi gambar terlampir

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3879356788349130?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.