Inspiration

Indahnya Berjumpa Sosok Pribadi Berjiwa Sang Pamomong, Sungguh Luar Biasa!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Dalam kearifan lokal.falsafah Jawa ada tokoh yang disebut Sang Pamomong. Biasanya tokoh ini menunju Semar. Sosok yang ngemong dan memjaga, melindungi aiapa pun yang berkehendak baik. Bersama ana-anaknya Gareng, Petruk dan Bagong, Semar menjadi Panakawan bagi Pendowo Lima. Musuhnya adalag kaum Kurawa.

Referensi pihak ketiga

Semar menghayati falsafah Jawa bahwa urip iku wang sinawang untuk menghadirkan kebaikan. Maka jangkep jangka sampurna bahwa Sang Pamomong wang sinawang mbangun kahyangan ing ngarcapada yakni menghadirkan surga dunia yang ditandai kerukunan, persaudaraan, srawung dan persahabatan yang damai di antara umat dan masyarakat.

Dengan semangat itulah, saya menangkap dan merasakan sosok pribadi Bapak Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Condro Kirono MM, M.Hum dalam audiensi dengan beliau (Kamis, 26/7/2018) di ruang kerja beliau. Dengan penuh keramahan bersama Dir Intelkam Kombes Pol Eko Widianto SIK MH, Pak Kapolda Condro menyambut kami: Lukas Awi Tristanto, Setyawan Budy, Agung, Wijaya, Devi, Andi Tjiok, Ardana, Natasha dan saya. Kami adalah unsur Panitia SC Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda Lintas Agama Keuskupan Agung.Semarang. Permohonan audiensi dengan beliau mendapat jawaban yang begitu cepat.

Referensi pihak ketiga

Di situlah, kebenaran sifat sosok pemimpin sebagai Sang Pamomong kami rasakan. Hal itu memberi inspirasi dan motivasi bagi kami untuk membangun dan mewujudkan persaudaraan sejati lintas agama di antara orang muda demi masa depan bangsa yang rukun dan bersatu. Dengan penuh perhatian, beliau juga mendengarkan kalimat-kalimat paparan yang disampaikan Lukas Awi dan Devi tentang rencana Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda Lintas Agama yang akan kami selenggarakan pada tanggal.26-28 Oktober 2018 nanti.

Dukungan dan perhatian dari beliau sebagai Sang Pamomong keamanan masyarakat di Jawa Tengah sungguh selalu kami rasakan selama ini. Untuk itulah sebagai ungkapan syukur dan terima kasih, dalam audiensi tadi, saya haturkan lukisan berbahan kopi di atas kanvas karya Soetikno MA. Dalam lukisan itu kutuliskan kutipan kata-kata Bung Karno, “Berilah aku 10 pemuda, maka akan kuguncang dunia!”.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr – Menyerahkan lukisan berbahan kopi pada kanvas kepada Bapak Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Condro Kirono MM, MHum

Demikian sharing dan refleksi tentang Sang Pamomong yang kami alami. Terima kasih. Semoga bermanfaat. Salam srawung dan salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

JoharT Wurlirang, 26/7/2018

Sumber: refleksi pribadi

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/4411833892110678?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.