Inspiration

Inspirasi Rangkaian Pitutur Luhur, Indah Dijalani, Meski Susah-Payah Menyertainya; Berani?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Satu rangkaian pitutur luhur ini menarik untuk direnungkan. Piturut luhur itu tertulis dengan jelas dalam gambar yang terlampir berikut ini. Seperti apa? Kita simak yuk.

Wong yen nrima uripe dawa, wong yen sabar, rezekine jembar, wong yen ngalah, uripe bakal berkah, sapa sing jujur, uripe ya makmur, sapa ing sulaya, uripe ya sengsara, sapa sing tlaten, bakal panen. Aja pada ngresula, mundak gelis tuwa, sing wis lunga lalekna, sing durung teka, entenana, sing wisa ana, syukurana. Iki tetuah Wong Jawa, eling-elinga lan lakanana.

Referensi pihak ketiga

Dalam pitutur luhur ini diajarkan banyak hal. Sikap nrima, sabar, ngalah, jujur, tlaten, tidak berkeluh kesah, likhlas dan bersyukur. Semua itu merupakan sikap positif yang harus dijalani setiap orang agar hidupnya diberkati. Maka dari itu tunggu apa lagi? Jalani dan jalankan saja semuanya! Pasti hidupmu akan diberkati Tuhan.

Umur akan panjang, rejeki juga lancar dan penuh berkah. Termasuk pula, hidup akan makmur sejahtera, memetik hasil berlimpah, awet muda. Lupakan yang sudah. Bersiaplah menyambut anugerah dengan penuh syukur. Yang penting jangan cari masalah agar hidup tidak susah.

Demikian, semoga bermanfaat. Bagaimana menurutmu? Silahkan tulis tanggapan di kolom komentar. Terima kasih. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

JoharT Wurlirang, 24/7/2018

Sumber: refleksi pribadi

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/662207318034502?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.