Inspiration

Jangan Pernah Menyerah! Tuhan Berkuasa Mengubah Nasibmu, Berserah & Percayalah!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Pada umumnya orang beranggapan bahwa dalam hidup ini ada yang disebut takdir. Bagaimana kita harus memahaminya? Seperti apakah pandangan kearifan lokal falsafah Jawa serta perspektif kehidupan rohani? Kita simak yuk!

Referensi pihak ketiga

Kearifan lokal Jawa menyebutnya kodrat wiradat. Ada takdir tapi juga ada upaya baik dari pihak manusia. Itulah yang dimaksudkan dengan kodrat wiradat. Lalu bagaimana?

Benar bahwa kehendak atau takdir dari Tuhan itu pasti, mutlak dan niscaya serta tak terbantahkan bahkan tak bisa ditawar apalagi diubah. Hal ini sepenuhnya benar dalam rangka kebaikan. Setiap kehendak Tuhan untuk kebaikan manusia tak bisa dihalangi apalagi dibatalkan oleh kekuatan apa pun baik manusia sendiri atau apalagi setan. Kehendak baik Tuhan untuk kebahagiaan manusia tak bisa ditawar bahkan kendati harus melalui jalan penderitaan.

Referensi pihak ketiga

Justeru di situlah kemahakuasaan dan kemahabesaran Tuhan. Karenanya, manusia hanya bisa taat tunduk takwa sujud dan berserah kepadaNya. Dalam kepasrahan, ketaatan, ketakwaan yang sujud menyembah itulah Tuhan bisa mengubah hidup manusia seturut kehendakNya. Nasib buruk manusia bisa diubah menjadi.baik. Bahkan sehebat apa pun kejahatan di dunia ini tidak akan pernah mampu mengalahkan kebaikan secara definitif.

Referensi pihak ketiga

Itulah yang dimaksud dengan falsafah Jawa kodrat wiradat. Kehidupan manusia dan segala yang menyertainya masih dimungkinkan untuk diwiradati, yakni dengan segala daya upaya baik dan benar (selaras dengan kehendak Tuhan) manusia mengupayakan perubahan ke arah yang baik, benar dan suci. Yang terpenting adalah taat takwa tunduk sujud sembah kepadaNya. Maka, seburuk keadaanmu saat ini, jangan pernah menyerah! Hanya kepada Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang sajalah kita berserah. Maka hidup pun akan berubah tak hanya penuh berkah tetapi juga menjadi berkah!

Demikian, terima kasih. Semoga bermanfaat. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

JoharT Wurlirang, 31/7/2018

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi Pitutur Adi Luhur (2009:251)

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1077505141347020?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.