Inspiration

Janganlah Yang Seperti Ini Terjadi di Negeri Tercinta Ini!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Kearifan lokal falsafah Jawa ini bisa saja menimpa siapa saja. Namun, saya berdoa, jangan sampai yang seperti ini terjadi di negeri tercinta ini! Mengapa?

Referensi pihak ketiga

Wong sugih mati keluwen. Artinya, orang kaya mati dalam keadaan kelaparan. Aduh! Jangan sampai yang seperti ini terjadi. Itulah sebabnya, kearifan lokal falsafah Jawa ini mengingatkan kita semua, jangan sampai yang seperti itu terjadi.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Apakah ada bahwa orang kaya mati kelaparan? Mungkin secara harafiah sangatlah langka. Namun, falsafah Jawa ini tidak melulu merujuk pada realitas harafiah. Namanya juga falsafah. Di balik falsafah itu ada petuah. Setiap petuah tentunya diharapkan berbuah menjadi berkah. Syaratnya, tentu saja, laksanakan petuah atau sesanti itu dalam kehidupan sehari-hari.

Dari sisi ini, bisa saja terjadi bahwa orang kaya raya namun ia mati kelaparan, sebab ia lapar akan kedamaian, persahabatan, dan ketenangan; namun itu tak kunjung terpenuhi. Mengapa? Karena orang kaya itu telah dijerat oleh harta kekayaannya, sehingga ia hanya berpikir tentang dan untuk dirinya sendiri. Lebih tragis lagi bahwa ia dicemaskan oleh berbagai kekhawatiran melulu untuk melindungi hartanya. Akibatnya, ia diserang oleh berbagai sakit-penyakit yang membuat dirinya menderita di tengah gelimang harta yang dimilikinya.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Kecuali itu, secara kemanusiaan, falsafah ini juga bisa dibaca dan dimaknai dalam terang hidup berbangsa. Negeri kita dikenal sebagai negeri yang kaya raya dengan hasil bumi dan aneka berkah alamiahnya. Jangan sampai rakyat justru menderita sengsara dalam lingkaran setan kemiskinan di tengah negeri yang gemah ripah loh jinawi ini. Maka, falsafah ini mestinya memberi inspirasi kepada para pemimpin dari daerah hingga pusat untuk memanfaatkan seluruh hasil bumi dan seisinya demi kesejahteraan rakyatnya. Dengan begitu, falsafah ini tidak akan terjadi di negeri tercinta ini. Itu menurut refleksi saya. Maka saya berdoa, agar itu tidak terjadi di antara kita. Bagaimana menurut Sobat?

Referensi pihak ketiga

Terima kasih. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua dengan kebahagiaan dan kesejahteraan dalam damai sejahtera dan kerukunan.***

Kampus Ungu Unika Soegijapranata, 1/8/2018

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi meme ilustrasi pertama artikel ini

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/808901843269655?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.