Inspiration

Pentingnya Bersikap Sabar, Mengapa? Apalagi Bersikap Ngalah, Bagaimana?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Kearifan tentang kesabaran tak pernah habis menginspirasi kita. Bahkan, dari kesabaran mengalirlah kreativitas dan motivasi yang tinggi dalam menghayati hidup ini. Setiap kali merenungkan dan menulis tentang kesabaran, selalu muncul gagasan dan pengalaman yang baru. Termasuk gambar yang terbaru sebagaimana menjadi sampul dan ilustrasi artikel ini. Inilah jawaban atas pertanyaan, mengapa bersikap sabar itu penting? Karena kesabaran akan berbuah rejeki. Bagaimana dan mengapa harus mengalah? Karena mengalah itu pasti membawa berkah!

Referensi pihak ketiga

Maka dari itu, kearifan lokal falsafah Jawa memberi inspirasi dan motivasi ini. Wong sabar rejekine jembar, wong ngalah urip luwih berkah. Ini bukan teori tetapi pengalaman dan kenyataan, meski beberapa orang menjadi kalap dan marah saat membaca dan atau mendengar kearifan lokal falsafah Jawa ini. Ungkapan kemarahan dan kejengkel mereka bermacam-macam. Ada yang memberikan protes kepada saya, sebagai yang mengangkat kearifan lokal tersebut menjadi tulisan di platform ini. Ada yang memberikan komentar negatif yang tidak selayaknya ditulis di sini.

Namun, saya selalu bersyukur bahwa selalu lebih banyak yang memberi komentar positif dan dukungan yang baik saat kita merenungkan sikap sabar dan ngalah. Maka, meme yang menjadi sampul dan ilustrasi artikel ini menurut hemat saya seratus persen tepat dan benar. Orang yang sabar itu rejekinya lebar, orang yang mengalah itu akan selalu penuh berkah. Apa maksudnya?

Orang yang sabar akan mendapatka rejeki berlimpah. Sabar sampai kapan? Loh, kesabaran itu ndak perlu dibatasi oleh waktu! Kalau kamu bertanya, sabar sampai kapan? Ya, jawabannya jelas, sabar sampai keabadian, sebab hidup itu tak hanya di dunia ini, Kawan, tetapi di keabadian akhirat. Dari pada bertanya, sabar sampai kapan, lebih baik berserah dan terus percaya bahwa saat yang baik akan datang, Tuhan melimpahkan berkat berlipat-lipat sebagai buah kesabaran kita.

Hal yang sama juga dengan sikap mengalah! Banyak orang tidak mau mengalah. Maunya menang sendiri lalu dengan segala cara bahkan menghalalkan segala cara ingin menang sendiri. Ya ampun! Masih ada juga orang yang seperti itu? Padahal, mengalah itu barokah! Saat kita bisa dan berani mengalah, Tuhan Allah akan berada di pihak kita, yakinlah!

Jadi, apa pun keadaanmu, tetaplah bersikap sabar. Kalau belum bisa sabar, ya, belajar sabar! Pasti akan berbuah berkah. Juga dengan sikap mengalah. Kalau berhasil menghayati dua sikap ini, sabar dan ngalah, bersiaplah mendapatkan kejutan dari Tuhan! Tidak usah menunggu lama, sikap sabar dan ngalah-mu akan berubah menjadi rejeki dan berkah! Tidak percaya? Tunggulah dalam sikap doa, iman, harapan dan kasih seraya terus berusaha sabar dan ngalah!

Demikian, semoga permenungan tentang sikap sabar ini masih bermanfaat. Terima kasih. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua dengan kesabaran dan barokah. Amin.***

JoharT Wurlirang, 2/8/2018

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi gambar sampul dan ilustrasi tulisan ini

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1451997158657023?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.