Inspiration

Bersikaplah Laksana Air, Bagaimanakah?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Pitutur luhur ini mengajak siapa saja untuk bersikap rasa-pangrasa laksana air. Bagaimanakah falsafah Jawa mengungkapkannya? Mari kita simak saja.

Referensi pihak ketiga

Laku hambeging tirta. Tirta adalah air. Sebagaimana sudah kita pahami bersama, sifat air itu lentur dan fleksibel. Ia akan berada sesuai dengan bentuk tempatnya. Di mana pun dan apa pun bentuk tempat yang menampungnya, begitulah air berada.

Tapi jangan salah paham pula bahwa terkadang air itu meluap melampau bentuk wadah dan ruangnya. Luapan air banjir bisa menghanyutkan apa saja yang di sekitarnya. Yah, begitulah sifat air.

Referensi pihak ketiga

Namun air juga memberi kesejukan. Menyembuhkan dahaga. Membersihkan yang kotor. Menjernihkan yang keruh. Makna air yang positif ink diharapkan menjadi perilaku hidup manusia.

Sosok pemimpin yang laksana air diharapkan menghayati laku hambeging tirta itu. Pikiran harus selalu jernih. Sikap memberi kesejukan dan membersihkan yang kotor menjadi bagian yang tak mudah dihayati. Namun begitulah laku hambeging tirta.

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurut pendapatmu? Semoga refleksiku ini bermanfaat. Terima kasih. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

JoharT Wurlirang, 14/8/2018

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi Pitutur Adi Luhur (2009:265-266)

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/534557242516581?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.