Inspiration

Dahsyatnya Kekuatan Cipta Weming, Cipta mandulu dan coptaDadi,

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Di tengak hiruk pikuk kehidupan sosial politik saat ini, perlu dan pentinglah kita memperhatikan pitutur luhur falsafah Jawa ini. Fokusnya adalah cipta atau cinta, bersumber dari huruf Jawa yang ketiga, yakni Ca. Dari situlah tiga hal ini mengalir dan menjadi penting. Kita simak yuk.

Referensi pihak ketiga

Cipta wening, cipta mandulu lan cipta dadi. Wening adalah hening, keheningan. Mandulu adalah arah petunjuk. Dadi adalah sumbet segala keberadaan dan kehidupan. Segala sesuatu berasal dan menuju sebagai jadinya kesempurnaan.

Setiap upaya untuk menyatukan arah menuju Sang Maha Ada harus dilandasi keheningan budi. Keheningan menjernihkan arah hidup. Kalau itu dipegang teguh manusia akan berhasil dalam menggapai kesempurnaan hidup. Dalam dan dari batin yang hening sajalah akan memancar hasrat menggapai arah yang benar dalam kehidupan ini menuju kepada Hyang Maha Tunggal.

Begitulah makna pitutur luhur inj. Karenanya, jangan terpancing oleh kegaduhan, provokasi dan pancingan-pancingan dari orang lain. Hadapilah semua itu dalam keheningan hati, budi dan jiwa. Niscaya semua keputusan yang kita ambil pun akan berada dalam aras kebenaran.

Semoga bermanfaat. Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

JoharT Wurlurang, 10/8/2018

Sumbee: refleksi pribadi terinspirasi falsafah Jawa

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/4125706277174000?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.