Inspiration

Indahnya Meneladan Keutamaan Tokoh Panutan. Inilah Salah Satu Contohnya!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Pitutur luhur budaya Jawa mengatakan memberi inspirasi dan motivasi melalui falsafah nuladha laku utama. Secara harafiah, nuladha laku utama berarti meneladan tingkah laku utama dan mulia dari sosok pribadi yang bisa menjadi panutan atau teladan hidup kita. Orang muda harus bisa nuladha laku utama tokoh teladan kehidupan.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Inilah yang dalam arti tertentu sedang kami hayati. Selama dua hari ini, boleh dibilang, kearifan lokal ini sedang dihayati dan diterapkan untuk para mahasiswa baru Unika Soegijapranata Semarang. Tapi ini baru langkah awal persiapan saja menuju proses yang sesungguhnya di hari-hari selanjutnya. Itulah yang dilakukan dalam peristiwa yang disebut Pra-PTMB dan PTMB Unika Seogijapranata, Pembekalan Terpadu Mahahasiswa Baru 2018-2019.

Nuladha laku utama dalam rangka PTMB dan seluruh proses belajar-mengajar di sivitas akademi Universitas Katolik Soegijapranata harus dipraksiskan. Acuannya tentu saja sosok Mgr. Albertus Soegijapranata yang menjadi nama, pelindung dan patron Unika Soeijapranata. Percuma saja menamakan diri Universitas Katolik Seogijapranata kalau tidak nuladha laku utama Mgr. Albertus Soegijapranata. Nah, untuk bisa nuladha laku utama Mgr. Albertus Soegijapranata, maka pertama-tama, siapa saja yang terlibat dalam proses dinamis sivitas akademika ini harus tahu, mengenal, dan menyerap nilai-nilai mulia dan utama kehidupan Mgr. Albertus Soegijapranata yang juga merupakan Pahlawan Nasional Republik Indonesia. Itulah sebabnya, salah satu hal yang mendapat perhatian dalam PTMB adalah mengenal sosok Mgr. Albertus Soegijapranata. Tentu tak hanya mengenal, melainkan juga nuladha laku utama Mgr. Albertus Soegijapranata.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Nuladha laku utama Mgr. Albertus Soegijapranata tak hanya berlaku bagi para mahasiswa baru tetapi juga siapa saja yang menjadi bagian dari unika, mulai dari karyawan-karyawati, tenaga pendidikan, dosesn dan semua saja. Nulada laku utama dalam konteks Unika misalnya dirumuskan oleh The Soegijapranata Institute dengan merumuskan tema-tema karya sepanjang tahun ajaran baru yang terinspirasi dan termotivasi dari kalimat-kalimat Mgr. Albertus Soegijapranata.

Contohnya, dalam rangka nuladha laku utama menimba inspirasi dan motivasi dari Mgr. Albertus Soegijapranata, sepanjang tahun 2017-2018 yang lalu, tema karya Unika Seogijapranata adalah transformasi inspiratif. Pada tahun 2018-2019, tema itu dilanjutkan dengan rumusan paritisipasi sinergis (atau keterlibatan sinergis). Mgr. Albertus Soegijapranata sangat menggarisbawahi pentingnya memiliki sikap berdaya ubah dan berdaya gugah sehingga kita membawa perubahan ke arah yang baik dan memberi inspirasi bagi siapa saja tentang cara mengembangkan bakat dan talenta untuk kebangsaan dan kemanusiaan (talenta pro patria et humanitate).

Kita tidak bisa mengembangkan bakat dan talenta untuk bangsa dan manusia kalau kita bermental gettho, merasa diri paling hebat dan baik, lalu tidak bisa dan tidak mau bekerjasama dengan pihak lain. Karenanya, semua harus berani terlibat dalam setiap peristiwa kehidupan yang sinergis. Tak bisa kita maju sendirian. Kemajuan selalu diraih dalam kebersamaan.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Maka, jangan pula hanya terfokus pada satu hal saja demi dinamika akademik. Siapa saja harus pula terlibat dalam rangka kebangsaan dan kemanusiaan. Menurut Mgr. Albertus Seogijapranata, keterlibatan sinergis itu harus dilandasi oleh kedewasaan dan kedalaman rohani yang bersumber pada Ekaristi. Itulah sebabnya, Mgr. Albertus Seogijapranata, di mana pun berada, tidak pernah melalaikan Misa Harian sebab itulah sumber dan puncak untuk terlibat sinergis dalam kehidupan, bahkan di saat-saat kritis. Sebagaimana ditulis oleh G Budi Subanar (2005:96), “untuk mewujudkan kepeduliannya pada tugas penggembalaan dalam pelayanan sakramen, Mgr. A. Soegijapranata merayakan Ekaristi harian bersama umat beriman.”

Itulah sebabnya, dalam rangka nuladha laku utama Mgr. Albertus Soegijapranata yang menjadi nama Universitas Katolik Soegijapranata, sejak 18 Desember 2017 yang lalu, saya menawarkan Misa Harian di Kapel Unika Soegijapranata. Ada ndak ada umat, saya mempersembahkan Misa Harian sendirian atas nama Unika Soegijapranata dan para pejabat struktural, dosen, tendik, karyawawan, mahasiswa dan keluarga masing-masing agar selalu dilindungi dan diberkati Tuhan. Minimal, dengan cara sederhana itulah, saya belajar nuladha laku utama Mgr. Albertus Soegijapranata. Baru sesudahnya, bersumber dari situ, tema-tema karya yang digali dari spirit Mgr. Albertus Soegijapranata dapat diomongkan, didiskusikan, direfleksikan dan dipraktekkan. Yah, begitulah! Ini hanya salah satu contoh saja cara nuladha laku utama.

SIapa saja bisa nuladha laku utama dari para tokoh dan idola masing-masing. Yang penting adalah kesetiaan terus belajar meneladan kebaikan sehingga bisa pula mewujudkan peradaban kasih bagi masyarakat yang sejahtera, bermartabat dan beriman apa pun agama dan kepercayaannya. Silahkan memilih, tokoh siapakah yang hendak dicontoh dalam rangka nuladha laku utama, semua pasti baik dan selaras dengan kehendak Tuhan!

Terima kasih, salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

Kampus Ungu Unika Soegijapranata Semarang, 10/8/2018

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi Pitutur Luhur Budaya Jawa, (2017:307).

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1890168709639226?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.