Inspiration

Inspirasi Laku Hambeging Kisma, Laksana Tanah Subur, Belas Kasih & Rendah Hati. Mengapa?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Kini mari kita renungkan makna laku hambeging kisma. Apa itu? Kita simak yuk.

Kisma itu tanah. Kalau pitutur luhur memberi inspirasi dan motivasi agar kita memiliki laku hambeging kisma, hal itu dimaksudkan agar kita memiliki sifat yang penuh belas kasih. Sikap belas kasih itu tertuju kepada siapa pun tanpa diskriminasi laksana tanah menampung apa saja dan siapa saja. Itu gagasan dasar filosofi ini.

Referensi pihak ketiga

Secara rohani, tanah juga menjadi lambang kerendahan hati dan kesuburan. Tanah yang subur itu disebur humus. Dari kata humus ini dalam bahasa Latin lantas muncul kata humilitate (humility) yang berarti kerendahan hati. Maka kerendahan hati itu menjadi keutamaan rohani yang laksana tanah subur akan menghasilkan buah-buah keutamaan lain.

Referensi pihak ketiga

Tanah mrnjadi tempat berpijak dan karenanya harus siap untuk diinjak-injak. Diperlakukan seperti apa pun oleh manusia, tanah tak pernah berontak. Ia menjadi lambang jiwa yang berkurban meski sering menjadi korban. Bahkan kurban menjadi pengorbanan yang menghasilkan segala berkat bagi masyarakat melalui hasil bumi yang tumbuh darinya.

Referensi pihak ketiga

Begitulah tanah! Begitu pula makna laku hambeging kisma. Semoga bermanfaat. Terima kasih. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua dengan kerendahan hati, belas kasih dan kesuburan hidup.***

JoharT Wurlirang, 13/8/2018

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi Pitutur Adi Luhur (2009:263-264)

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2667993006917881?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.