Inspiration

Jagalah Agar Semangat Tetap Menyala, Aja Mung Obor-Obor Blarak! Bagaimana Caranya?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Pada kesempatan Upacara Pembukaan Pembekalan Terpadu Mahasiswa Baru (PTMB) Unika Soegijapranata (Selasa, 14/8/2018), ada ungkapan yang bagus yang disampaikan Rektor Unika Soegijapranata, Prof Dr Frederik Ridwan Sanjaya MS.IEC. Ungkapan itu kalau yang terjemahkan ke dalam kearifan lokal bisa dirumuskan sebagai berikut aja mung obor-obor blarak! Mengapa?

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Saat Prof Ridwan memberikan sambutan sebagai inspektur upacara, beliau menyebut penting “creed” dan “passion” yang harus ditumbuhkan dalam diri para mahasiswa baru. Para mahasiswa diajak untuk memiliki keduanya sebagai satu api yang menyala selama menempuh kuliah di Unika Soegijapranata. Nyala itu tak hanya berkobar di awal, tetapi harus tetap menyala sepanjang waktu hingga mencapai puncak kesarjanaan saat wisuda nanti.

Referensi pihak ketiga

Itulah yang dalam pitutur luhur kearifan lokal Jawa sering diantisipasi dengan falsafah aja mung obor-obor blarak. Obor blarak adalah nyala api yang terjadi pada blarak (daun kelapa kering), yang sekali dibakar langsung berkobar, namun kobaran api itu tak tahan lama dan langsung mati. Itulah obor-obor blarak. Semangat menyala sesaat dan padam sebelum segala sesuatunya tamat. Semangat belajar untuk menggali dan mengembangkan bakat dan talenta bagi bangsa dan umat manusia (talenta pro patria et humanitate) harus terus menyala tak kunjung padam.

Referensi pihak ketiga

Untuk menjaga nyala itu, dibutuhkan creed and passion. Keyakinan dan kepedulian, tak sekadar hanya minat dan bakat. Minat dan bakat bisa dikembangkan melalui creed and passion. Jangan menyerah saat menghadapi kesulitan dan jangan mengatakan bahwa hanya inilah bakatku, tak bisa lagi dikembangkan lebih jauh lagi! Itu tidak sesuai dengan creed and passion. Justru selama di Unika ini, semua hal baik harus dilakukan untuk menggapai cita bagi nusa dan bangsa, bagi diri sendiri dan keluarga, bagi umat manusia.

Itulah yang sudah dirumuskan oleh Mgr. Albertus Soegijapranata yang menjadi patron dan pelindung Unika Soegijapranata. Jangan sembunyikan bakat dan talentamu. Sebaliknya, gali, olah dan kembangkan bakat dan talentamu itu hingga berguna bagi bangsa dan umat manusia (talenta pro patria et humanitate).

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Itu jugalah yang saya sebut dan persembahkan di dalam doa pembukaan PTMB, agar proses PTMB ini menjadi awal yang baik untuk menggali dan mengembangkan bakat dan talenta bagi bangsa dan umat manusia. Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua.

Kampus Ungu Unika Soegijapranata, 14/8/2018

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi falsafah Jawa

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/296540415829314?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.