Inspiration

Pentingnya Sikap Lembah Manah Seperti Sikap Jokowi Saat Membesuk Habibie

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Entah mengapa, selalu menarik buatku mengikuti dan membaca berita tentang Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo (Jokowi). Berita terhangat hari ini adalah tentang kunjungan Jokowi pada BJ Habibie yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta.

Referensi pihak ketiga

Sebagaimana dilansir Tribunnews.com (27/8/2018), Presiden ke-3 RI – BJ Habibie – menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto Jakarta dan Presiden Jokowi pun membesuknya. Di sela-sela sakitnya, Pak Habibie, masih memikirkan bangsanya. Ia mengatakan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang hidup dengan beranekaragam suku, bahasa, budaya, dan agama. Keanekaragaman merupakan unsur untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi Indonesia. Yang menarik lagi, Habibie masih mengatakan, “Banyak orang bebas, tapi tidak merdeka. Banyak orang merdeka, belum tentu bebas. Hanya orang bebas dan merdeka yang bisa meningkatkan daya saing.”

Sesaat sesudah kunjungannya, Jokowi menulis sebagai berikut. Suatu tulisan yang memberi kesejukan dan keteduhan serta menginspirasi dan memotivasi siapa saja untuk mencintai negerinya seperti disampaikan dan dihayati pula oleh BJ Habibie.

Inilah yang dikatakan Jokowi: “Sudah tiga hari ini Bapak BJ Habibie dirawat di rumah sakit. Rupanya, beliau kelelahan menghadiri acara-acara yang padat di berbagai daerah. Pagi tadi (27/8/2018), saya datang membesuk beliau di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Syukur Alhamdulillah, Pak Habibie sudah berangsur pulih. Sekitar 40 menit di ruang perawatan tadi kami bahkan bisa mengobrol banyak hal, bertukar pikiran mengenai pembangunan sumber daya manusia kita. Dalam sakitnya pun, Pak Habibie masih memikirkan kemajuan Indonesia. Semoga beliau segera pulih dan kembali berkegiatan seperti sediakala.”

Referensi pihak ketiga – Sikap tangan ngapurancang bukan sedhakep atau apalagi berkacak pinggang, itulah ekspresi falsafah sikap lembah manah

Yang dilakukan Presiden Jokowi dan Habibie mengingatkanku pada falsafah Jawa ini. Falsafah itu adalah falsafah dalam sikap lembah manah, yakni etika sopan santun kepada pendahulunya. BJ Habibie adalah pendahulu Jikowi dalam tugas sebagai Presiden RI. Sikap lembah manah itu tampak dalam sikap Jokowi yang ngapurancang berada di dekat Pak Habibie yang terbaring. Jokowi tidak berkacak pinggang atau sedhakep (melipat tangan) tetapi ngapurancang. Itulah ekspresi sikap dan falsafah Jawa lembah manah!

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Semoga kabar gembira ini memberi peneguhan kepada siapa saja yang masih mencitai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) lebih khusus dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika. NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika plus Pancasila dan UUD 1945 hanya bisa dijaga oleh orang-orang yang bersikap lembah manah bukan orang yang penuh amarah dan sikap aluamah!

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 27/8/2018

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi Tribunnews.com (27/8/2018)

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2496177167155010?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.