Inspiration

Dahsyat! Diplomasi Kemanusiaan Kardinal Darmajuwono Melawan Hantu Komunisme Versi Soeharto

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Tahukah Anda bahwa Uskup Kedua Keuskupan Agung Semarang, yakni Mgr. Justinus Darmajuwono ternyata memiliki diplomasi dan strategi yang dahsyat dalam melawan hantu komunisme pada awal era Soeharto memimpin Republik Indonesia? Beginilah catatan reflektifnya.

Referensi pihak ketiga – Sosok Darmojuwono yang mengedepankan diplomasi kemanusiaan dalam melawan hantu komunisme sejak awal Pemerintahan Soeharto

Sebagai Uskup Agung Semarang yang baru, melanjutkan pelayanan Mgr. Albertus Soegijapranata, Mgr. Justinus Darmajuwono berhadapan dengan realitas sosial politik Indonesia yang amat berat. Salah satunya adalah tragedi 30 September. Ketika peristiwa terjadi, Mgr. Justinus Darmojuwono yang di kemudian hari diangkat menjadi Kardinal pertama dari Indonesia dan dikenal dengan nama Romo Kardinal Darmojuwono, sedang mengikuti sesi terakhir Sidang Konsili Vatikan II di Vatikan, 14 September – 8 Desember 1965.

Sayangnya, tragedi 30 September 1965 diikuti dengan serangan sepihak yang dialamatkan kepada Partai Komunis Indonesia (PKI) dan siapa pun yang terkait dengan PKI. Akibatnya, terjadilah pembantaian lebih tragis dan sadis terhadap antara 200.000 hingga 2.000.00 korban baik yang meninggal maupun yang dipenjarakan sebagai tapol PKI. Rentang angka itu lantas dirata-rata menjadi kisaran 500.000 orang yang dibantai karena stigma PKI.

Referensi pihak ketiga – Dua tokoh besar Pro-Kemanusiaan, Santo Yohanes Paulus II berhadapan dengan Nazi; dan Justinus Kardinal Darmojuwono berhadapan dengan PKI; yang diutamakan adalah martabat kemanusiaan, bukan pembantaian dan kekerasan

Menghadapi realitas ini, Mgr. Darmajuwono yang kala itu terpilih sebagai Ketua MAWI (Majelis Agung Waligereja Indonesia – sekarang menjadi KWI yakni Konferensi Waligereja Indonesia) membuat “Surat kepada Rakyat Indonesia”. Dalam suratnya, Mgr. Darmajuwono menyerukan beberapa hal. Pertama, pentingnya mengedepankan dan menjunjung tinggi martabat kehidupan dan harkat kemanusiaan berhadapan dengan peristiwa G30S. Kedua, menjunjung tinggi prinsip keadilan, yakni, yang bersalah diadili secara adil, jangan melanggar prinsip kemanusiaan secara membabi buta.

Bahkan, Mgr. Darmojuwon menghadap Presiden Soeharto bersama I.J. Kasimo agar Pemerintahan Soeharto memperlakukan orang-orang yang dicap sebagai PKI dan keluarganya secara adil dan tidak melanggar martabat kemanusiaan. Mgr. Darmojuwana setuju dengan pemerintah bahwa PKI sebagai organisasi dibubarkan dan dilarang demi Pancasila dan NKRI, namun, dengan tegas pula menolak siksaan dan penelantaran anggota-anggota keluarga para tahanan politik PKI. Bahkan, atas nama kemanusiaan, Mgr. Darmajuwono juga mendorong para pastor dan lembaga-lembaga Katolik untuk menolong para tapol PKI dan sanak kerabat mereka BUKAN karena Pro-PKI, MELAINKAN karena Pro-Kemanusiaan.

Referensi pihak ketiga

Itulah satu bentuk perlawanan terhadap hembusan hantu komunisme yang dilakukan oleh Kardinal Justinus Darmojuwono bahkan di sejak awal pemerintahan Soeharto kala itu. DI saat tragedi masih terasa ngeri, dan balasan atas tragedi itu tak kalah mengerikan, maka, Justinus Kardinal Darmojuwono menjunjung tinggi kemanusiaan sebagai strategi melawan hantu komunisme.

Demikianlah, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan,

  1. G. Budi Subanar SJ, Menuju Gereja Mandiri, Sejarah Keuskupan Agung Semarang di Bawah Dua Uskup (1940-1981) [2005]
  2. Aloys Budi Purnomo Pr, Menyusuri “Sisi Lain” Sejarah “Kebun Anggur Tuhan” Keuskupan Agung Semarang [2012]

Kampus Ungu Soegijapranata, 28/9/2018

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/383224986070484?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.