Inspiration

Debat Capres dalam Bahasa Inggris? Buat Apa? Tidak Nasionalis!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Atas usulan dan wacana debat para capres-cawapres 2019 dalam bahasa Inggris, inilah tanggapan saya. Terima kasih berkenan membacanya.

Referensi pihak ketiga

Ngapain? Debat capres atau cawapres dalam bahasa Inggris itu tidak relevan dan tidak signifikan! Apa relevansi dan signifikansinya buat pembangunan bangsa dan kesejahteraan rakyat?

Referensi pihak ketiga

Lagian, menurutku, itu tidak sesuai dengan semangat nasionalisme sebagai bangsa Indonesia, berbahasa satu bahasa Indonesia. Ndak usah rumit pakai landasan konstitusional pun, debat capres-cawapres dalam bahasa Inggris itu tak sesuai dengan konstitusi kita yang mensyaratkan bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa resmi kita!

Referensi pihak ketiga

Loh, katanya mau melawan dan tidak mau jadi antek asing? Ngapain pula debat pakai bahasa asing segala? Bahasa Inggris kan bahasa asing? Bukan bahasa Jawa kuna? Aya-aya wae!

Lah debat dalam bahasa Indonesia saja kalau adu program yang benar jawabnya nggak lancar, mau pakai bahasa Inggris? Yang bener sajalah…. hahaha!

Begitu menurutku, Sahabat Peradaban Kasih. Bagaimana menurutmu? Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 16/9/2018

Sumner: refleksi pribadi

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/4178982599940646?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.