Inspiration

Srawung Melalui Salam dan Lagu! Langkah Persiapan Awal!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Seharian (Rabu, 10/10/2018) saya bersama Bagas dan adiknya berburu gambar dan suara para tokoh agama dan masyarakat di Semarang. Untuk apa? Untuk persiapan srawung persaudaraan sejati orang muda lintas agama se-Keuskupan Agung Semarang.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Srawung sendiri akan diselenggarakan di UTC Semarang pada tanggal 26-28 Oktober 2018. Sedikitnya 1000 orang muda lintas agama akan berjumpa dalam rangka Srawung tersebut. Srawung ini sudah berproses melalui prasrawung sejak Maret 2018 di berbagai tempat yakni Semarang, Kudus, Salatiga, Magelang, Surakarta, Cawas, Kendal, Kudus, Klaten dan Yogyakarta. Oktober adalah puncaknya!

Nah, di acara puncak nanti, saya kebagian mempersiapkan refleksi malam menjelang tidur. Agar menarik, maka refleksi saya kemas sedemikian rupa dalam model seni budaya salah satunya menggunakan video clip ucapan selamat Srawung dari sejumlah tokoh agama. Nah dalam rangka itulah, hari ink saya pun menghayati srawung.

Maka, saya sowan kepada Bante Cattamanno Mahatera di Vihara Tanah Putih. Kebetulan Pdt Sediyoko juga berkenan bergabung di Vihara Tanah Putih Semarang. Lalu saya meluncur ke UNDIP untuk berjumpa K.H. Muhammad Adnan, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Rais Syuriah PWNU Jateng dan sekarang menjadi Penggagas dan Pengasuh Pondok Pesantren Kebangsaan. Kebetulan beliau jiga dosen FISIP UNDIP Semarang.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Dari UNDIP kami meluncur ke YPAK. Di situ kami merekam gambar dan suara Ibu Vero – Ketua Pelaksana Harian YPAK Semarang. Dari YPAK kami meluncur ke Sri Nindito Raya untuk merekam gambar dan suara Ibu Sri Rahayu Dewa sebagai sesepuh Umat Hindu Semarang. Dari Sri Nindito kamo meluncur ke Gg Lombok di Klenteng Taykaksie untuk merekam gambar dan suara Ws Lingling dari Konghucu.

Inilah suara yang kami rekam. Mereka memberikan salam sesuai dengan agama masing-masing, lalu dilanjutkan dengan ucapan: Salam Peradaban Kasih. Selamat mengikuti srawung persaudaraan sejati! Itu ucapan inti mereka sebagai bentuk dukungan bagi para peserta srawung persaudaraan sejati.

Selanjutnya mereka juga kamo ajak menyanyikan lagu saya yang berjudul “UntukMu Indonesia” bait pertama. Syairnya sebagai berikut. “Kugemakan seruan cinta. Kuserukan pekikan damai, kupekikkan satu harapan. Indonesia jaya. Indonesia merdeka. Indonesia sejahtera. Indonesia kucinta….”

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Demikian sambil mempersiapkan semua itu; kami juga srawung dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat lintas agama tersebut. Ini baru tahap awal untuk persiapan refleksi malam pertama srawung. Semoga bermanfaat.

Bagaimana menurut Ucers Sahabat Peradaban Kasih? Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam Peradaban Kasih.***

Sumber: refleksi pribadi

Semarang, 10/10/2018

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/431091006904606?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.